Alasan Djanur Berani Mencadangan Pemain Senior di Persib

Di dua pertandingan terakhir Liga 1 2017 tiga pemain senior Persib Bandung, Tony Sucipto, Hariono, dan Kim Jeffrey Kurniawan tidak diturunkan oleh Djadjang Nurdjaman sebagai pemain inti. Apakah ini pertanda mereka yang jadi andalan Maung Bandung pada musim lalu telah habis?

Djadjang Nurdjaman mengakui keputusannya mencadangkan tiga pemain tersebut dengan mempertimbangkan sejumlah alasan. “Keputusan saya ambil bagian dari rotasi. Saya ingin tim selalu bugar dengan pergantian pemain di setiap laganya,” ujar Djanur pada Kamis (4/5/2017).

Djanur berujar kalau sistem rotasi berjalan mulus. Hal itu dibuktikan dengan raihan positif Tim Pangeran Biru di dua laga terakhir Liga 1 2017. Persib menang 2-0 atas Sriwijaya FC dan 1-0 atas Persegres Gresik United.”Saya tidak memainkan Tony, Kim, dan beberapa pemain lainnya atas pertimbangan yang objektif. Saya selalu berkaca setiap pemain dari penampilan sebelumnya sebagai evaluasi. Di musim ini, sistem rotasi saya lakukan menyeluruh. Praktis, di jajaran pemain senior hanya Jajang Sukmara yang belum bermain,” ucap Djadjang.Sang mentor belakangan doyan memainkan darah-darah muda macam Billy Keraf atau Febri Hariyadi. Hal ini jarang ia lakukan beberapa musim terakhir.Karena itu kata Djanur, ia meminta kepada semua pemainnya untuk berusaha keras dan menunjukkan yang terbaik saat latihan.”Saya tidak pernah takut melakukan rotasi. Seperti Deden Natshir kemarin saat pertandingan kontra Persegres saya mainkan juga. Padahal ada I Made Wirawan punya kualitas bagus dan permainannya juga stabil. Tapi saya selalu evaluasi dan menggunakan feeling juga dalam menetapkan komposisi starting eleven di Persib Bandung,” ungkap Djanur mengakhiri percakapan.