Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Kalah dari Timnas U-22, Persita Tangerang Akui Kalah Kelas

by in Ujicoba // 0 Comments

Persita Tangerang harus menelan kekalahan 1-2 dalam laga uji coba melawan Tim Nasional (Timnas) U-22 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang. Asisten pelatih Persita, Wiganda Saputra pun menilai bahwa anak asuhnya masih banyak melakukan kesalahan.

“Dari laga tadi kita sudah ada evaluasi, ada kesalahan-kesalahan yang harus kami perbaiki sebelum berlaga di lanjutan Liga 2. Dari teknik seperti kontrol bola, yang bisa fatal buat kami kalau terus terjadi,” ujar Wiganda Saputra usai laga Selasa (25/01/17).

“Tetapi sejauh ini kami terus perbaiki dan kesalahan tersebut sudah mulai berkurang,” sambungnya.

Sementara itu, asisten pelatih Timnas U-22, Bima Sakti menilai Persita memiliki komposisi pemain yang bagus dan sepadan untuk menjadi lawan Timnas U-22. Menurut Bima Sakti, kekalahan dialami Persita disebabkan karena kondisi fisik pemain tim Pendekar Cisadane yang belum fit.

“Persita lawan yang pas, mengingat tempatnya juga tidak terlalu jauh dan menurut kami Persita tim yang bagus walaupun mereka main di Liga 2. Mereka juga memiliki materi pemain yang bagus,” ujar Bima Sakti.

“Kami melihat mereka (Persita) agak kelelahan karena mereka baru selesai pertandingan pada Sabtu (22/04/17) kemarin,” sambung mantan asisten pelatih Persiba Balikpapan tersebut.

Kekalahan Persita Tangerang dari Timnas U-22, menjadi yang kedua kali di akhir bulan ini setelah sebelumnya kalah 0-2 dari Persikad Depok dalam laga perdana Liga 2 di grup 2.

Di sisi lain, striker Timnas U-22, Dendi Sulistiawan mengakui bahwa kemenangan atas Persita Tangerang dikarenakan pemain Timnas U-22 mampu menjalankan instruksi pelatih Luis Milla.

“Kita cuma menjalankan taktik dan strategi dari latihan kemarin. Hasilnya Alhamdulillah kita memang dan masih banyak yang perlu dikoreksi,” ujar Dendi usai pertandingan.

“Mungkin kami harus banyak latihan menyoal finishing dan selanjutnya pelatih meminta aliran bola harus cepat dan lebih banyak shooting agar banyak terciptanya gol,” tutup pemain Bhayangkara FC tersebut.

loading...