Pemain Muda Sriwijaya FC Harus Bisa Konsisten

Jajaran pelatih Sriwijaya FC bisa bernapas lega. Salah satu pilar belakang, Indra Permana, mampu memenuhi ekspetasi. Terutama saat menutup lubang, yang ditinggalkan Zalnando ke training canter (TC) Timnas U-22 proyeksi SEA Games 2017.

Dalam debutnya, kontra Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu (22/4), mantan bek kiri Bali United tersebut tampil dalam performa terbaik. Baik dalam hal menjaga pertahanan maupun membantu penyerangan.

“Indra saya lihat sudah cukup bagus. Dia sudah menampilkan peran sesuai harapan,” ujar Hartono Ruslan, asisten pelatih Sriwijaya FC, saat dikonfirmasi, kemarin (23/4).

Hanya saja, sambung mantan pelatih Persis Solo tersebut, tidak ingin terlalu membandingkan antara kualitas Indra dengan Zalnando. Ini karena, setiap pemain belakang, punya kelebihan atau kekurangan masing-masing.

“Yang jelas, empat pilar belakang kita kemarin semuanya sudah bagus. Mereka sudah bisa mentransferkan apa yang diminta coach Oswaldo Lessa dalam taktik ke dalam lapangan,” tuturnya.

“Indra juga sudah paham mengenai fungsi sektor wingback. Bagaimana momen pas membantu menyerang atau bertahan. Tetapi, konsistensi dalam transisi memang harus diperbaiki lagi karena ini kunci dari seorang wingback,” tambah Har, sapaan akrabnya.

Konsistensi inilah, yang harus kembali dijawab Indra saat big match kontra Persib Bandung, (29/4) mendatang. Karena itu, kemapuannya harus terus diasah secara bertahap.

Indra sempat terkapar pada menit 90, mengerang kesakitan lalu digantikan Rizsky Dwi Ramadhana. Dipastikan Hartono, Indra tak mengalami kendala apa pun. “Tidak masalah kok, dia hanya ada benturan dan cedera ringan. Untuk lawan Persib Bandung nanti, kemungkinan besar dia masih bisa turun,” pungkas Hartono. (cj11/ion/ce4)