agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Liga 2 Dimulai dan Peluang Naik Kasta 1:20

by in Liga 2 // 0 Comments

Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia dimulai hari ini (19/4). Boleh dibilang, persaingan di Liga 2 ini tak kalah sengit dan keras jika dibandingkan dengan Liga 1. Ya, jatah tim promosi ke kompetisi level tertinggi sangat tidak sebanding dengan jumlah tim yang berlaga.

Dari 61 peserta, hanya 3 tim yang berhak promosi ke Liga 1. Dan, yang terancam terdegradasi 37 tim atau lebih dari separo jumlah peserta. Persaingan keras akan dimulai sejak pembukaan babak penyisihan grup antara PSS Sleman dan PSCS Cilacap di Stadion Maguwoharjo, Sleman, nanti malam (tayangan langsung TV One pukul 18.30 WIB).

’’Ini adalah kompetisi yang sangat mengerikan. Karena tim-tim peserta sudah harus betul-betul bertarung sejak babak penyisihan grup,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Joko Driyono. ’’Apalagi, secara materi tim, semua peserta hampir sama. Tidak ada yang superior dari yang lain,’’ tambah pria asal Ngawi itu.

Memang, kendati berstatus kasta kedua, kompetisi yang diikuti total 61 klub yang terbagi dalam 8 grup besar itu dipastikan tidak kalah menarik daripada kompetisi kasta tertinggi, Liga 1. Sebab, hampir semua klub legendaris menjadi peserta. Dua di antara lima klub legendaris tanah air yang sering disebut Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi berada di Liga 2, yakni Persebaya Surabaya dan PSMS Medan. Belum lagi tim-tim yang pernah merajai Liga Indonesia seperti Persik Kediri, PSIS Semarang, dan PSS Sleman.

Bersama puluhan klub lainnya, mereka tidak hanya bersaing untuk merebut tiga tiket promosi, tetapi juga berusaha mati-matian untuk survive. Sebab, untuk kompetisi musim depan, federasi mengisyaratkan bahwa Liga 2 hanya diikuti total 24 tim peserta. Artinya, hanya tim yang berada di peringkat tiga besar penyisihan grup yang bisa bertahan. Sementara itu, tim yang tersisa pasti terdegradasi ke Liga 3 atau kompetisi satu tingkat di atas Liga Nusantara.

Pelatih PSS Freddy Muli menyatakan siap meraih poin maksimal dalam pertandingan perdana nanti malam. ’’Secara keseluruhan, kami fokus ke pembukaan. Semuanya siap untuk bermain. Kami hanya menjaga kebugaran karena selama ini kami telah berlatih untuk mengalahkan PSCS,’’ katanya.

Freddy menuturkan, seluruh pemain bisa diturunkan, kecuali kapten tim Busari yang masih menjalani masa penyembuhan cedera. Pemain bernomor punggung 17 itu masih berlatih terpisah dari pemain lainnya. ’’Busari absen, tapi kami akan siapkan gantinya. Kalau untuk kapten nanti akan kami lihat lagi. Tapi, kalau yang paling senior ada Waluyo,’’ imbuhnya.

Disinggung mengenai permainan Cilacap, Freddy mengaku buta permainan Sunni Hizbullah dan kawan kawan. Namun, pelatih asal Sulawesi Utara tersebut tak mau meremehkan tim tamunya itu. Status PSCS sebagai juara ISC B 2016 patut diwaspadai.

Kubu PSCS lebih santai dalam menghadapi tuan rumah. Sang pelatih, Gatot Barnowo, melihat fisik dan mental pemain sangat bagus. ’’Terutama cara bermain di bawah tekanan penonton. Jadi, meskipun teror penonton PSS sangat banyak, tidak akan membebani kami,’’ ujarnya.

Gatot menilai, PSS adalah tim kuat dan punya kans menjadi juara. Dia juga melihat, dalam perekrutan pemain, PSS cukup agresif. ’’Kami akan bermain terbuka dan berusaha mencuri poin di sini. Kami tahu pasti PSS sangat termotivasi untuk balas dendam (final ISC B, Red),’’ tuturnya. (ben/riz/jpg/c19/tom)

loading...
[X] close