Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Bonus Wah PSCS jika Bisa Permalukan PSS

by in Liga 2 // 0 Comments

Laga pembukaan Liga 2 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (19/4/2017), bakal sengit. Partai ini akan penuh emosi. Duel PSS Sleman kontra PSCS Cilacap merupakan ulangan final Indonesia Soccer Championship B 2016 di Jepara lalu yang dimenangkan kubu tamu dengan skor 4-3.

Sebagai juara bertahan kompetisi kasta kedua, PSCS tentu ingin membuktikan diri sebagai tim elite. Sementara itu, PSS sebagai tuan rumah tak ingin dipermalukan di hadapan ribuan pendukungnya.

Karena laga ini sangat krusial, manajemen PSCS pun telah menyiapkan bonus khusus bila Jimi Suparno dkk. mampu meraih hasil positif atas Elang Jawa.

“Pada pertemuan jelang pertandingan tadi malam. Kami sudah sampaikan soal besaran bonus ke seluruh awak tim. Maaf, nilainya kami rahasiakan. Ini hanya untuk konsumsi internal tim. Pastinya kami perlu memberi insentif, karena ini partai pertaruhan harga diri,” kata Farid Ma’ruf, Ketua Umum PSCS.

Hasil positif yang dipatok manajemen PSCS berupa poin, apakah itu sekadar seri atau kemenangan. “Saya minta anak-anak main lepas, tapi tetap waspada. Mereka jangan punya perasaan sebagai juara ISC B. Tapi mental juara harus tetap dimiliki pemain jika ingin dapat poin di Sleman,” tutur Farid Ma’ruf.

Pelatih Gatot Barnowo pun menyadari atmosfer pertandingan kali ini berbeda dibanding final ISC B 2016 lalu.

“Ada beberapa pemain senior yang ikut memberi gelar juara lalu, kami lepas karena benturan dengan regulasi. Ini yang jadi pembeda. Selain itu, PSS main di rumah sendiri. Tapi saya sudah siapkan anak-anak menghadapi segala situasi,” ujar Gatot Barnowo.

Soal beban, sebenarnya kedua tim sama-sama menanggungnya. “Semoga mental juara anak-anak belum luntur. Di Jepara lalu, kami seperti main di Stadion Maguwoharjo. Stadion dipenuhi suporter PSS Sleman. Anggap pertandingan nanti seperti main di Jepara, sehingga beban pemain berkurang,” ucap Gatot Barnowo.

loading...