Haji Umuh: BOPI Harusnya Protes ke PSSI, Bukan ke Persib

Persib Bandung meradang dengan pernyataan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait Kartu Izin Tinggal Sementara/Terbatas (Kitas) Michael Essien dan Carlton Cole.

Klub berjuluk Maung Bandung itu mengakui Kitas kedua pemain asingnya itu memang tak ada, tapi sudah dapat restu PSSI untuk diturunkan.

Sebelumnya, Sekjen BOPI Heru Nugroho menganggap Operator dan Persib nekat menampilkan pemain yang hanya memiliki Visa Kunjungan Usaha (VKU) tersebut.

Tapi, kepada awak media Persib melakukan pembohongan dengan mengatakan Kitas-nya telah terbit.

“Kalau itu menegurnya jangan ke Persib tapi ke PSSI karena kita sudah sesuai dengan aturan, PSSI yang kasih izin,” kata Manajer Persib Umuh Muchtar saat dihubungi Senin (17/4) siang.

Meskipun diakui olehnya surat Kitas belum disahkan, proses pengurusannya sudah dijalankan manajemen sejak 12 April lalu. Umuh malah menyebutkan BOPI tak perlu menegur Persib ataupun PSSI soal Kitas.

“Harusnya juga yang negur imigrasi, imigrasinya juga tanya baik-baik, kami sudah sesuai dengan aturan,” tegas Umuh.

Dia menegaskan, permasalahan Kitas seharusnya sudah clear karena sebelumnya ada kesepakatan bahwa dokumen yang belum lengkap harus segera dilengkapi.

Saat proses mengurus sudah dijalani, lanjut Umuh, idealnya PSSI sudah bisa dikategorikan menjalankan kewajiban seperti yang diminta BOPI. (dkk/jpnn)

 

loading...

1 Comment

  1. Begini akibatnya kalau semua terbiasa bisa diatur/gampang ditoleransi. Bagaimana sepakbola Indonesia mau menuju profesional bila aturan standar ditabrak oleh PSSI dan klub. Ayo berubah!!

Comments are closed.