PSIM Awali Kompetisi Dengan Ziarah Ke Makam Raja Mataram

Sebelum menjalani kompetisi Liga 2, seluruh pemain dan tim pelatih PSIM Yogyakarta melaksanakan ziarah ke makam raja di Imogiri, Bantul, Kamis (13/4/2017).

Tradisi ziarah yang sudah berjalan sejak puluhan tahun ini merupakan bagian dari kesiapan tim untuk mengarungi musim kompetisi nanti.

Seluruh pemain dan tim pelatih yang tiba di komplek Makam Raja Imogiri sekitar pukul 10.00 wib langsung menuju makam Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Sebelum masuk ke dalam makam, seluruh pemain dan tim pelatih mengenakan pakaian adat yang sudah disedikan oleh pengelola.

Setelah itu seluruh pemain langsung menuju ke makam Raja Sultan Agung dengan diantar oleh penjaga. Setiba di makam, para pemain langsung berdoa.

Selesai dari makam Sultan Agung, rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke makam Sultan HB IX yang terletak di sisi kanan.

Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengatakan ziarah ke Makam Raja Imogiri ini merupakan tradisi sejak tim berdiri.

Setiap menjelang kompetisi, seluruh pemain dan tim pelatih selalu berziarah sebagai salah satu bentuk kesiapan tim untuk menjalani pertandingan.

“Ziarah ke Imogiri jni merupakan tradisi PSIM sebelum kompetisi, mudah-mudahan bisa membawa berkah bagi kami dalam mengarungi kompetisi,” katanya usai melaksanakan ziarah.

Menurut pelatih asli Magelang tersebut, PSIM tidak bisa dilepaskan dari sejarah kerajaan Mataram.

Nama PSIM sendiri juga membawa nama besar Mataram sehingga setiap menjelang bergulirnya kompetisi, seluruh pemain dan tim pelatih selalu mengawalinya dengan melaksanakan ziarah ke makam Raja di Imogiri.