Persebaya Resmi Kontrak Tujuh Pemain Lagi

Persebaya terus mematangkan persiapan jelang mengarungi Liga 2 yang dihelat mulai pekan depan.

Kemarin (14/4), bertempat di gedung Graha Pena lantai 4, Surabaya, tim berjuluk Green Force itu resmi menambah personel dengan mengikat tujuh pemain lagi.

Mereka adalah Kurniawan Karman, Muhammad Hidayat, Mei Handoko Prastiyo, Arif Rachman, Adam Maulana, M. Jalaludin, dan Jayadin Lessy.

Berbeda dari tiga nama pertama yang masuk dalam tim utama, empat lainnya berstatus magang.

Proses teken kontrak kemarin tidak hanya menyangkut pemain. Dokter tim Persebaya juga termasuk.

Adalah Rachmat Arisatoto yang dipercaya manajemen untuk ikut serta dalam proses tim satu musim ke depan.

“Berdasarkan penilaian tim pelatih, tujuh pemain tersebut menunjukkan perkembangan positif selama pramusim. Hal itu membuat kami tidak ragu untuk mengikat mereka,” kata direktur tim Candra Wahyudi.

“Empat pemain magang tersebut akan terus ikut bersama kami di setiap agenda latihan. Bukan tidak mungkin, mereka bisa menembus skuad utama saat dibutuhkan,” sambung fans AS Roma itu.

Salah satu pemain yang emosional saat masuk ke dalam tim utama adalah Mei Handoko Prastiyo.

Bagaimana tidak, ini merupakan pengalamannya masuk dalam tim profesional. Pras – sapaannya – merupakan alumnus klub internal (Persebaya) Indonesia Muda (IM).

Pras mengekor jejak dua koleganya sesama pemain IM yang langsung berkarir di Persebaya, yakni Rachmat Irianto dan M. Irvan.

Lebih jauh, Pras adalah pemain kelima di Persebaya setelah mentas dari internal, ditambah Samuel Reimas dan Abu Rizal Maulana.

”Ini seperti mimpi. Bahkan, saya sempat beranggapan kalau saja ujicoba kemarin (13/4) saya tidak cetak gol, saya belum masuk tim utama tahun ini,” ucap Pras sembari berkaca-kaca.

”Saya harus membayar kepercayaan pelatih dan manajemen Persebaya dengan kontribusi maksimal,” sambung pengidola Rendi Irwan itu.

Memang, gelandang 19 tahun itu mampu tampil cukup apik saat Persebaya berujicoba melawan Al Rayyan dan IM Jumat malam.

Pras yang memiliki posisi sama dengan Rendi Irwan berhasil menyumbangkan gol keenam Persebaya saat berhadapan dengan IM.

Tidak hanya Pras, Kurni—panggilan akrab Kurniawan Karman—juga lega setelah deal dengan Persebaya.

Menurut dia, itu bisa membuatnya memboyong anak dan istrinya ke Surabaya dalam waktu dekat ini.

”Mungkin setelah lebaran. Sebab, mereka adalah penyemangat saya untuk bisa terus maju di Persebaya,” kata eks gelandang timnas U-23 itu.

Dengan masuknya Kurni, maka slot pemain di atas 25 tahun Persebaya hanya sisa satu saja.

Candra mengaku bahwa fokus Persebaya saat ini adalah mendatangkan satu lagi pemain untuk posisi penyerang, terlepas dari produktivitas Irfan Jaya yang kembali tajam dan Rachmat Afandi yang cedera.

”Tidak mudah memang karena waktu semakin pendek mengingat kick off Liga 2 hanya beberapa hari lagi. Namun, kami tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari setidaknya 1-2 pemain lagi,” kata Candra. (io)