PSSI: FIFA Respons Positif Aturan Pergantian Lima Pemain di Liga 1

PSSI mengklaim bahwa FIFA menanggapi positif penggunaan aturan pergantian lima pemain pada Liga 1. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono dalam perbincangan di kantor PSSI, Jakarta, Rabu (12/4). “Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ke depan ada balasan resmi dari FIFA,” ujar Djoko.

Menurut Djoko, FIFA menganggap itu adalah sebuah terobosan dalam pengembangan sepak bola Indonesia. PSSI sudah mengajukan surat resmi kepada FIFA terkait kebijakan tersebut beberapa waktu lalu. Peraturan baru Liga 1 yang mempersilakan setiap tim melakukan paling banyak lima kali pergantian pemain menjadi isu hangat menjelang bergulirnya kompetisi tertinggi di Indonesia itu.

Hukum Permainan atau Laws of the Game FIFA hanya memperbolehkan tiga kali pergantian dalam kompetisi tertinggi di suatu nagera. Jika disetujui menerapkan hal tersebut, Indonesia menjadi yang pertama di dunia yan menerapkan aturan pergantian lima pemain.

Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi sebelumnya menyatakan, bahwa kebijakan lima pergantian pemain itu diambil demi memuluskan regenerasi pemain. Alasanna, Liga 1 mengharuskan setiap klub mengontrak lima pemain berusia di bawah 23 tahun (U-23) dan memainkan tiga orang di antaranya sejak awal laga selama setidaknya 45 menit.

Demi memfasilitasi kebijakan itu, tim-tim di Liga 1 juga dipersilakan menyertakan 20 pemain dalam skuat, lebih banyak dua orang dari peraturan liga sebelumnya. Menurut Djoko, regulasi Liga 1 seperti itu memang membuat klub harus berpikir keras bagaimana bisa menurunkan skuat termumpuni. “PSSI meminta lima pergantian pemain dengan alasan yang jelas, tidak asal-asal.”

loading...