Persiraja Banda Aceh Tawarkan Saham

Persiraja Banda Aceh Tawarkan Saham

Guna mengatasi persoalan finansial selama mengikuti kompetisi Liga 2 di musim 2017/2018, Persiraja mulai menawarkan saham.

“Satu lembar saham kita lepas dengan nilai Rp 250 ribu. Bagi yang berminat, maksimal dapat membeli sebanyak 1.000 lembar. Kita akan menunggu yang ingin mendapatkan hingga Jumat (31/3),” sebut Ketua Formatur Persiraja, Aminullah Usman setelah penutupan Aqua DNC di Stadion H Dimurthala Lampineung, petang kemarin.

Mantan Ketua Harian Persiraja ini menyebutkan, khusus untuk saham pengendali, pihaknya berkeinginan agar pemilik modal membelinya 51 persen. Artinya, pemilik modal mayoritas tersebut harus memiliki 12.750 lembar saham. Sementara 29 persen untuk umum, dan klub 20 persen.

Karena itulah, lanjut Aminullah, bagi yang ingin memperoleh saham Persiraja pada musim ini, pihaknya mempersilahkan menghubungi tim formatur. Terlebih, pendirian Perseroan Terbatas (PT) bagi Lantak Laju–julukan Persiraja–segera tuntas. Sehingga, dengan semakin jelasnya siapa pemilik modal akan membuat masa depan tim tak lagi tanda tanya.

Seperti diketahui, sesuai dengan aturan atau regulasi dari PSSI setiap klub yang ikut berkompetisi di Liga 2 musim ini haruslah memiliki badan hukum. Dengan demikian, kondisi ini tentu saja akan menjadi tugas berat bagi manajemen tim supaya secepatnya membentuk badan hukum. Apalagi, persyaratan tersebut wajib dipunyai tim saat mendaftar nanti.

Pada kesempatan itu, Ketua Formatur Persiraja menegaskan, pihaknya akan menunggu pemilik modal hingga dengan Jumat (31/3). Tapi, jika tidak ada yang berminat ingin membelinya, maka tim formatur segera memutuskannya. “Kalau memang tak ada peminat, kami akan melepasnya kepada pemodal tunggal,” ungkap Wali Kota Banda Aceg terpilih.

Hanya saja, jelas Aminullah, jika saham tersebut juga tak peminat baik dari kalangan umum atapun pemodal tunggal, maka sudah dapat dipastikan Persiraja akan kembali menyusun pengurus. Karenanya, tugas pembiayaan Lantak Laju menghadapi kompetisi Liga 2 musim ini, menjadi tanggungjawab daripada pengurus.

“Jika saham yang kita lepas ini tak ada peminatnya. Maka solusi terakhir dari tim formatur, langsung kita menyusun pengurus. Di mana, dana untuk kebutuhan Persiraja dalam Liga 2 akan menjadi beban daripada pengurus. Ini tentu saja butuh kerja keras dari pengurus,” demikian Aminullah Usman.

Sementara itu, tim pelatih Persiraja yang terdiri dari Wahyu AW, Anwar, Sisgiardi mengumunkan 30 pemain lolos seleksi. Jumlah ini hasil seleksi dari 45 pemain yang ikut di Stadion H Dimurthala Lampineung, selama sepekan.

Ke-30 pemain itu tercatat Rahmanuddin, Aulia Rahman, Baihaqi dan Putra Kurniawan yang berposisi sebagai kiper. Kemudian, tercatat Agus Suhendra, Effendi, Amirullah, Jasadi, Ambrizal, Rafsanjani, Rahmad, Hidayat, Iwan Sadri, dan Khairunnas untuk posisi bawah.

Di sektor lapangan tengah terdiri dari Feri Komul, Mukhlis Nakata, Lutfi Fauzi Hamdan, Feri Sandria, Yusrifal, Munandar, Muhammad Fani Aulia, Khunaifi, dan Dian Ardiansyah.

Berikutnya, Fadhil Ibrahim, Zoel Fadli, Ade Fernanda, Vivi Asrizal dan Agung Riskiawan yang diplot di lini depan. “Kepada ke-30 pemain ini akan mengikuti latihan mulai petang nanti. Mereka akan kembali dipantau sebelum didaftar ke PT Liga Indonesia Baru (LIB),” jelas Wakil Sekretaris Persiraja, Indra Gunawan, tadi malam.(ran/tribun aceh)