Pelatih Persib Yakini Marquee Player Bikin Liga 1 Lebih Berkualitas

Pelatih Persib Yakini Marquee Player Bikin Liga 1 Lebih BerkualitasPersib Bandung jadi klub Liga 1 yang buat gebrakan dengan mendatangkan Michael Essien. Tidak lama setelah itu, PSSI lalu mengeluarkan aturan soal penggunaan marquee player.

Dengan aturan itu, setiap klub kini boleh memiliki total empat pemain asing dengan salah satunya berstatus marquee player. Syarat agar disebut marquee player salah satunya pernah membela negara di Piala Dunia atau Piala Eropa.

Tapi, jika ternyata tidak mampu menggunakan marquee player, setiap klub Liga 1 hanya boleh menggunakan tiga pemain asing saja, dengan komposisi dua pemain non Asia dan satu Asia.

Setelah Michael Essien, beberapa bintang kelas dunia digadang-gadang akan bermain di sejumlah klub kontestan Liga 1. Diego Forlan, Julio Baptista, hingga Marouane Chamakh menjadi nama-nama yang disebut siap merumput di Indonesia.

Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman yakin jika hadir banyak marquee player, maka sepak bola di Indonesia akan berubah ke arah positif. Pengalaman para bintang impor itu diharapkan bisa diserap pemain lokal yang tentunya dapat berdampak hingga skala nasional.

Selain ilmu sepakbola, ada pengaruh positif lainnya yaitu kemeriahan saat pertandingan. Suasana di stadion bisa lebih seru dibanding sebelumnya. “Profesionalime mereka juga bagaimana pun pasti beda. Ada transfer ilmu sepak bola juga untuk (para pemain) Indonesia,” kata pelatih yang biasa disapa Djanur.

Itu bisa saja terjadi karena suporter akan penasaran dengan aksi para pesepak bola kelas berstatus marquee player. Mereka akan berbondong-bondong ke stadion untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga sekaligus sang bintang.

Sementara untuk dunia internasional, sepak bola Indonesia jelas terangkat pamornya. Itu sudah terbukti setelah Persib resmi merekrut Michael Essien. Maung Bandung mendadak jadi buah bibir. Kondisi itu dirasa cukup positif sehingga secara perlahan sepak bola Indonesia akan semakin diakui.

“Langkah yang diambil Persib saya pikir cukup positif untuk klub lain dan sepak bola Indonesia. Karena sepak bola Indonesia semakin terangkat popularitasnya,” jelas Djanur.