Pemain Asing Jadi Kapten Sriwijaya FC, Widodo: Ada Masalah?

Yu Hyun-koo dinilai pantas mengemban jabatan kapten Sriwijaya FCPelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro sempat dikritik karena menunjuk legiun asing asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo, sebagai kapten. Namun, Widodo berkilah, tak ada masalah jika memang pemain asing dinilai pantas menjadi kapten.

Yu Hyun-koo dinilai punya karisma dan diharapkan bisa jadi teladan bagus bagi para pemain muda. Yu Hyun-koo sediri memang bukan kali pertama memegang peran sebagai kapten. Di klub sebelumnya Semen Padang FC, Yu Hyun-koo juga ditunjuk sebagai kapten kedua oleh pelatih Nilmaizar untuk menggantiklan kapten utama Hengki Ardiles.

Artinya, memang bukan jadi kendala bagi Yu -sapaan akrab Yu Hyun Koo, ketika diberikan tanggung jawab menggantikan peran Supardi. Ditambah lagi, sepanjang laga pramusim Piala Presiden 2017, Yu juga menjalankan tugasnya sebagai “corong” pelatih dengan baik.

“Memang sebelumnya sudah terlihat, ada sosok kapten sejati di dalam dirinya. Seluruh aspek mendukungnya. Sejauh ini saya harus mengatakan bahwa dia telah menjalankan tugasnya dengan baik,” jelas Widodo.

Dari lima kapten Sriwijaya FC sebelumnya Yu memang sudah memenuhi kriteria. Seperti pada musim 2016 kapten Sriwijaya dipegang Supardi. Musim 2015, di bawah arahan pelatih Benny Dollo, ban kapten dipegang striker Papua, Titus Bonai.

Musim 2014 di bawah asuhan Subangkit, kapten dipegang oleh gelandang jangkar Asri Akbar. Lalu musim 2011, 2012, 2013 termasuk saat Sriwijaya terakhir meraih kampiun ISL, ban kapten melingkar di lengan gelandang senior Ponaryo Astaman.

Lalu apa yang jadi kesamaan dari tiga pemain tersebut?. Ya, para pemain ini punya karisma yang bagus untuk pemain lain. Ditambah lagi, perannya yang begitu krusial dalam mendongkrak permainan tim di Sriwijaya FC.

“Tidak masalah meskipun dia berstatus pemain asing. Dia punya semangat pantang menyerah, yang mungkin bisa jadi nilai plus untuk ditiru para pemain muda lainnya,” jelasnya. (cj11/ion/ce2/ira/JPG)