Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Rachmat Irianto Jadi Idola Baru Green Force

by in Bintang // 0 Comments

Gol Tunggal Rachmat Irianto Bawa Persebaya Tumbangkan PSISAge is just a number, maturity is a choice. Ujar-ujar asing tersebut sangat cocok menggambarkan sosok Rachmat Irianto. Bek muda Persebaya Surabaya yang akrab disapa Rian ini sedang menjadi buah bibir di lingkungan Bonek. Rian telah menjelma menjadi idola baru di Persebaya.

Usia Rian masih 17 tahun atau 20 tahun lebih muda jika dibandingkan dengan kapten tim Mat Halil. Dia adalah pemain termuda di skuad Persebaya saat ini. Rian juga menjadi satu-satunya penggawa Green Force – julukan Persebaya, yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Di usia yang masih sangat muda, Rian berhasil mengikuti jejak sang ayah, Bejo Sugiantoro, menjadi pemain Persebaya. Rian mendapat kontrak jangka panjang dari manajemen. Artinya, dia akan berada di Persebaya hingga lebih dari tiga tahun ke depan.

Usia muda juga tak menghalangi Rian untuk merebut tempat utama di skuad Persebaya. Bersama Rachmad Latief, Rian adalah tembok pertahanan andalan bagi Iwan Setiawan, pelatih Persebaya saat ini. Tak hanya menjadi pemain inti, Rian juga dipercaya sebagai wakil kapten Persebaya.

Ketika Mat Halil berhalangan main atau ditarik pada pertengahan babak, ban kapten akan melingkar di lengan Rian. Tak cukup sampai di situ, Rian juga ditunjuk sebagai salah satu eksekutor penalti. Kepercayaan dari tim pelatih dia balas saat mencetak gol ke gawang PSIS Semarang, Minggu (19/3), lewat penalti.

Rian begitu tenang saat mengeksekusi tendangan penalti ke gawang PSIS. Dia menempatkan bola di pojok kiri bawah dan tak mampu dijangkau kiper PSIS, Aji Bayu. “Rasanya senang sekaligus bangga. Apalagi saya belum pernah main di depan orang sebanyak itu,” kata pelajar kelas XII di salah satu SMA Negeri di Surabaya itu.

Suntikan dukungan dari Bonek berpengaruh besar ke penampilan Rian di lapangan hijau. Selain itu, Rian juga mendapat dukungan moril dari seluruh keluarganya. “Kemarin seluruh keluarga saya nonton ke stadion. Termasuk ayah,” ungkap Rian.

Pelatih Iwan Setiawan mengaku sangat puas dengan performa Rian. Menurut Iwan, memberikan kepercayaan penuh kepada pemain muda macam Rian ibarat sebuah perjudian untuknya. Apalagi Iwan memberikan tugas yang tak ringan untuk putra sulung Bejo Sugiantoro itu.

“Dia adalah kapten dan sekaligus penendang penalti. Saya salut dengannya. Mentalnya sangat bagus untuk ukuran pemain seusianya,” puji Iwan.

Rian juga ditempatkan sebagai standar pesepak bola modern dari Kota Pahlawan. Rian adalah pribadi yang santun dan tak mudah puas. Menurut Iwan, Rian tak ragu untuk meminta evaluasi dari pelatih serta senior-seniornya di Persebaya. Di atas lapangan, Rian adalah pemain yang cerdas.

“Inilah figur yang jadi teladan pemain di Surabaya. Bukan hanya sikap, tapi teknis sepak bola. Dia bisa membaca permainan dengan bagus. Keputusannya saat bertahan dan menyerang juga oke,” jabar Iwan.

Perjalanan Rian masih sangat jauh. Iwan meminta anak buahnya ini tak cepat berpuas diri. “Saya yakin dia akan menjadi andalan Persebaya dan Indonesia di masa depan,” tutup pelatih kelahiran Medan itu. (saf/JPG)

loading...