Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Benang Merah Antara Glenn Sugita, PT Liga Indonesia Baru Serta Go-Jek

by in PSSI // 0 Comments

Benang Merah Antara Glenn Sugita, PT Liga Indonesia Baru Serta Go-JekBeberapa hari yang lalu PSSI, sudah mengumumkan susunan direksi PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang bakal menjadi operator kompetisi sepakbola di Tanah Air. PT LIB menggantikan posisi PT Liga Indonesia (LI) yang sebelumnya memegang kendali tersebut.

Keputusan induk sepakbola nasional tersebut membentuk perusahaan baru untuk menggulirkan liga di Indonesia karena ingin adanya perubahaan. Pengurus PSSI periode 2016-2020 berharap PT LIB bisa membuat kompetisi sepakbola berjalan lebih baik lagi dibandingkan saat masih dipegang PT LI.

Glenn Timothy Sugita diberi kepercayaan sebagai komisaris utama PT LIB. Alasan, induk sepakbola nasional ini mengasih mandat kepada Glenn karena yakin dengan kapabilitas yang dimilikinya dalam mengelola sebuah perusahaan.

Selain itu, PT LIB melalui direktur utamanya Berlington Sihaan, menyebutkan Go-Jek akan jadi sponsor utama Liga 1 atau kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air. Namun, sampai sekarang belum dijelaskan mengapa perusahaan yang bergerak dibidang ojek online ini bisa ditunjuk menjadi sponsor utama.

Padahal, selama ini Go-Jek belum pernah terdengar mensponsori ajang sepakbola berskala nasional maupun tingkat regional. Oleh karena itu, beberapa pihak sangsi dengan keputusan yang diambil oleh PT LIB menggandeng perusahaan yang identik dengan warna hijau ini.

Sosialisasi Liga 1

Terlebih para penyedia aplikasi mobilitas on-demand yakni Go-Jek dan lain-lainnya, mempunyai hubungan yang kurang harmonis dengan angkutan umum konvensional. Jadi, dikhawatirkan timbul friksi bila Go-Jek disematkan ke dalam nama titel Liga 1, seperti sponsor-sponsor utama sebelumnya.

Selain itu, Go-Jek beserta para penyedia transportasi online lainnya sedang mengalami tarik ulur dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Mereka ingin adanya revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mulai berlaku 1 April 2017.

Akan tetapi ada benang merah yang menghubungkan antara PT LIB, Go-Jek dan Liga 1. Sosok Glenn Sugita disinyalir sebagai aktor dibalik keberanian Go-Jek menjadi sponsor utama kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini.

Sebab, pada 2015, Glenn yang merupakan pendiri Northstar Group telah menanamkan modal ke PT Go-Jek Indonesia melalui anak usahanya NSI Ventures. Disebutkan kalau suntikan dana tersebut mencapai USD200 juta (sekitar Rp 480 miliar) yang diberikan secara bertahap.

Walaupun sebenarnya, NSI Ventures bukanlah satu-satunya perusahaan yang menginvestasikan modalnya ke Go-Jek. Sebab, selain mereka ada konsorsium investor global, yakni KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Markets yang memberikan modal USD550 juta (sekitar Rp7,2 triliun).

Tapi tetap saja, NSI Ventures memiliki saham di Go-Jek, sehingga kesempatannya menjadi sponsor utama Liga 1 lebih terbuka lebar dibandingkan dengan lainnya. Itu karena kehadiran Glenn yang kini jadi pemimpin di PT LIB.

Keuntungan saat Liga 1 yang bakal bergulir pada 15 April 2017, turut masuk juga ke dalam perusahaan yang dimiliki oleh Glenn. Mengingat, mereka mempunyai saham di Go-Jek meski tidak terlalu besar lagi.

Bagi Glenn, sepakbola bukanlah sesuatu yang baru. Pasalnya, ia sudah terjun sejak beberapa tahun terakhir dengan menjadi direktur utama di PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

loading...