agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Menpora Minta PSSI Terapkan Regulasi dengan Ketat

by in PSSI // 0 Comments

Menpora Soroti Mundurnya Kick-off Liga 1Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi meminta PSSI berlaku ketat dalam penerapan regulasi kompetisi. Dia ingin aturan yang sudah ditetapkan agar dipatuhi dengan baik oleh klub peserta Liga 1.

Sebagaimana diketahui, PSSI telah menetapkan regulasi baru untuk kompetisi Liga 1 musim 2017. Seiring dengan itu, PSSI juga menetapan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator resmi kompetisi sepakbola di Indonesia.

Untuk kompetisi Liga 1, ada enam regulasi baru yang harus dipatuhi klub peserta. Pertama, batasan usia maksimal 35 tahun dengan pengecualian di atas 35 tahun. Tetapi ada pengecualian yakni setiap klub dibolehkan mengontrak maksimal dua pemain di atas 35 tahun.

Kemudian, setiap klub peserta wajib mendaftarkan minimal lima pemain U-23. Tiga di antara lima pemain tersebut minimal dimainkan selama 45 menit babak pertama.

Ketiga, diberlakukan kebijakan mengontrak pemain asing dengan ketentuan dua pemain asing non Asia ditambah satu pemain asing Asia. Klub juga diperbolehkan mengontrak satu pemain dengan status marquee player.

Lalu, Klub diperkenankan mendaftarkan jumlah pemain minimal 18 dan maksimal 30 pemain. Di antaranya, klub juga boleh menggunakan pemain U-19 pada setiap pertandingan. Terakhir, Setiap tim harus memiliki tim U-19 untuk bermain di kompetiso U-19.

Menurut Imam, regulasi ini cukup signifikan untuk sepakbola Indonesia. Tetapi, pria asal Bangkalan ini berharap klub bisa memahami kebijakan tersebut dengan baik untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik.

“Meskipun banyak regulasi baru yang harus di adaptasi oleh semua klub, tapi saya berharap ini menjadi bahan penting untuk memulai sebuah kompetisi yang sehat,” ujar Imam saat melepas acara jalan santai di alun-alun Ngawi dalam rangka Ngawi Visit Year 2017, Minggu (19/3).

“Hal itu sesuai dengan yang diarahkan oleh Bapak Presiden Jokowi dalam rapat terbatas. Yang dimana penyelenggaraan kompetisi harus profesional, liga pun harus profesional. Maka tentu ini harus dilakukan secara ketat oleh PSSI,” tandasnya. (fit/pra)

loading...
[X] close