Perkenalkan Tim, Persik Kediri Akan Blusukan ke Desa

Kalahkan Persewangi, Persik Kediri Naik Level

Menjelang kompetisi musim 2017, manajemen Persik Kediri membuat program membumi. Agenda yang diberi label Persik Village to Village Tour 2017 ini salah satu kiat pengurus untuk mendekatkan skuat asuhan Dwi Priyo Utomo dengan publik Kediri.

Selama Februari hingga awal Maret ini, mereka telah blusukan di empat kantong Persikmania yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kediri.

Oktavianus dkk. rela bermain di lapangan becek dengan meladeni klub-klub kampung. “Persik ada karena para suporter dan warga. Kami harus lebih dekat dengan mereka agar publik pun merasa memiliki klub ini,” tutur Hendra Setiawan, media officer Persik.

Apalagi, lanjut Hendra Setiawan, mayoritas penggawa Macan Putih saat ini pemain muda dengan wajah baru yang belum dikenal para penggemarnya.

“Selain untuk merekatkan hubungan, kami ingin memperkenalkan pemain muda Persik yang disiapkan berlaga di Liga 2 mendatang. Kami bersyukur karena sambutan warga luar biasa ketika kami bertanding di desa mereka,” ungkapnya.

Pelatih Dwi Priyo Utomo juga tak merasa risi bila tim profesional asuhannya bertarung dengan para pemain kampung. Menurut dia, program seperti itu membuat para pemain lebih dekat dengan pendukungnya dan memberikan pengalaman berbeda kepada masyarakat.

“Tujuan utama kami bersilaturahmi. Namun saya tak mengesampingkan program latihan. Selain itu, siapa tahu saya malah dapat pemain berbakat asal kampung,” ujar Dwi Priyo Utomo.