Semen Padang Usung Misi Ganda saat Hadapi Arema FC

Walau Belum Puas, Nilmaizar Yakin akan Masa Depan Semen Padang

Semen Padang menjamu Arema FC pada semifinal leg I Piala Presiden 2017 di Stadion Haji Agus Salim Padang, malam nanti.

Dalam laga seru tersebut tim berjuluk Kabau Sirah mengusung misi ganda.

Selain mengamankan tiga poin, misi lainnya menghapus mitos tak pernah menang atas Singo Edan, julukan Arema FC.

Kemenangan terakhir Semen Padang atas Arema FC terjadi pada Mei 2014 lalu. Setelahnya, empat pertandingan terakhir Semen Padang hanya sekali menahan imbang 2-2 di markas sendiri.

Sedangkan tiga pertandingan lain Semen Padang selalu takluk. Baik ketika bermain di kandang maupun tandang.

Termasuk dua kekalahan yang didapat pada Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, 1-0 di markas Arema FC dan 1-3 ketika pertandingan dipentaskan di Stadion H Agus Salim, Padang.

Meski secara rekor pertemuan tidak berpihak kepada tuan rumah. Tapi, Pelatih Nilmaizar optimis kubunya akan mampu keluar sebagai pemenang pada “perang” sepanjang 90 menit malam nanti.

“Kami ingin lupakan semua sejarah dan berbagai hal lain di luar pertandingan. Kami punya waktu 90 menit, dalam perang ini kami optimis bisa memetik hasil maksimal nanti,” sebut Nilmaizar seperti diberitakan Padang Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.

Hal lain yang patut menjadi perhatian Semen Padang dan Nilmaizar adalah sosok Esteban Vizcarra di kubu Arema FC. Bagaimanapun pemain asal Argentina itu memiliki rekor bagus.

Dua pertemuan di TSC A 2016, Vizcarra seakan membuktikan pengalamannya selama lima tahun dari 2010-2015 bersama Semen Padang menjadikannya benar-benar paham luar dalam tim Bukit Karang Putih.

Satu golnya saat bermain di Stadion Kanjuruhan memastikan kemenangan 1-0 Arema FC atas Semen Padang. Sementara satu golnya ke gawang Kabau Sirah saat kembali kembali ke Padang menasbihkan kemenangan 3-1 Arema FC untuk memutus rekor tidak pernah kalah Semen Padang di markas sendiri.