PSIM Gunakan Drone untuk Pantau Perkembangan Tim

PSIM Gunakan Drone untuk Pantau Perkembangan Tim

Langkah besar dilakukan oleh PSIM Jogja menjelang digulirkannya kompetisi Liga 2, 26 April mendatang. Tim berjuluk Laskar Mataram ini memilih memaksimalkan perangkat teknologi pesawat tanpa awak (drone) untuk memantau latihan dan pertandingan dari atas.

Dengan memanfaatkan drone, PSIM bisa lebih memahami penempatan posisi pemain dan taktik mereka dalam latihan. Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto akan melihat rekaman gambar yang diambil drone dan menganalisisnya bersama para stafnya.

Hal ini terlihat pada laga uji coba antara PSIM melawan Mars 57 dengan skor 8-0 di Lapangan Margosari, Pengasih, Kulonprogo, Jumat (24/2/2017) sore. Saat itu, drone yang dikendalikan oleh tim statistik bekerja dan merekam pertandingan uji coba tersebut.

“Sebenarnya teknologi ini sudah kami gunakan sejak ISC B 2016. Alhasil, sangat membantu kami,” kata Erwan, kepada Solopos.com, Senin (27/2/2017).

Menurut Erwan, banyak hal yang bisa didapatkan dengan memanfaatkan drone. Selain untuk memantau pergerakan para pemain dalam menjalankan pola, rekaman video melalui teknologi ini juga digunakan untuk lebih memudahkan pemahaman para pemain terkait dengan pola permainan.

Sementara terkait dengan suara bising yang ditimbulkan dari drone, pelatih asal Magelang ini menyatakan sejauh ini anak asuhnya tidak terganggu. Bahkan, mereka sangat terbantu dengan visual yang tertangkap kamera di drone.

“Jadi tinggal diperlihatkan rekaman kepada pemain. Ini lho seharusnya kamu di posisi ini,” tandas Erwan.

Untuk mengoptimalkan drone, Erwan mengaku tidak bekerja sendiri. Ada tim yang bekerja sama dengan manajemen. Selain bertugas menerbangkan drone dan merekam pertandingan, beberapa personel dari tim statistik juga mencatat penampilan per individu pemain saat menjalani latihan uji coba maupun pertandingan resmi.

“Nantinya tim statistik ini juga akan memberikan data kepada kami. Ini jadi bahan evaluasi juga terhadap penampilan tim,” terang Erwan.