Tiki – Taka Bukan Opsi Utama Filosofi Melatih Luis Milla

Kenapa Luis Milla Cuma Panggil Dua Striker di Seleksi Tahap Pertama

Sepak bola Spanyol identik dengan permainan tiki-taka yang beberapa tahun terakhir diperagakan Barcelona dan juga Timnas Spanyol. Namun, pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla, tidak mempertimbangkan tiki-taka sebagai model permainan yang akan diterapkannya.

Salah satu alasan PSSI menunjuk pelatih asal Spanyol itu menangani Timnas Indonesia U-22 yang diproyeksi berkembang menjadi timnas senior adalah keberhasilan sepak bola Spanyol di level internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Bayangan permainan tiki-taka ala Spanyol yang memang berkembang pesat membuat banyak orang berpikir Luis Milla akan menerapkan permainan umpan pendek nan cepat itu dalam Timnas Indonesia U-22. Namun, ternyata anggapan Luis Milla terhadap penerapan gaya permainan tiki-taka cukup mengejutkan.

“Masih terlalu dini mengatakan kami akan menerapkan tiki-taka untuk gaya permainan. Saya tidak terlalu menyukai hal tersebut,” ujar Luis Milla mengenai tiki-taka dalam konferensi pers di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Selasa (21/2/2017) siang.

“Sepak bola lebih dari itu. Gaya menyerang dan bertahan juga bisa lebih baik dan penting untuk tim,” lanjut pelatih yang pernah membawa Juan Mata dkk. menjuarai Piala Eropa U-21 2011.

Luis Milla hingga sejauh ini belum mau membeberkan gaya permainan yang akan diterapkannya bersama Timnas Indonesia U-22. Pelatih asal Spanyol itu saat ini masih ingin mengenal para pemain yang diseleksinya, baik dari segi kemampuan bermain maupun tingkah laku di dalam dan luar lapangan.

loading...