agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

SFC Berencana Pangkas 2-3 Pemain Usai Piala Presiden

by in Liga1 // 0 Comments

SFC Berencana Pangkas 2-3 Pemain Usai Piala PresidenSriwijaya FC (SFC) akan mengevaluasi kembali amunisi pemain. Bahkan tiga pemain dikabarkan akan dipangkas.

Hal ini sudah diputuskan presiden klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex di beberapa waktu terakhir. Hanya saja, pemangkasan itu akan dilakukan usai pagelaran turnamen Piala Presiden 2017.

Alasanya, manajemen ogah merusak konsentrasi pemain yang sedang fokus bertarung memperebutkan tempat di babak 8 besar.

“Pra Musim jadi kesempatan pemain menunjukan penampilan terbaik. Disini akan kita nilai, pemain mana yang layak dipertahankan untuk kompetisi Liga 1. Setelah kompetisi berakhir, barulah akan kita lakukan semacam setel ulang skuat akhir,” ungkap Dodi.

Setel ulang memang terpaksa dilakukan tim kebesaran Sumsel, melihat skuat sekarang terbilang terlalu gendut. Masuknya tiga penggawa terakhir, Maldini Pali, Hendra Sandi, dan Indra Permana praktis membuat pemain SFC berjumlah 30 pemain.

“Jumlah itu memang terlalu gendut, jadi mungkin idealnya akan kita kurangi 2-3 pemain dari yang sudah ada,” jelas sekretaris tim Sriwijaya FC Ahmad Haris kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Sabtu.

Menurut Haris, pengurangan jelas dilihat dari posisi pemain yang paling menumpuk. Serta sudah kalah bersaing dari pemain-pemain lainya. Sayap kanan jadi posisi paling disorot. Ini karena ada setidaknya 5 pemain bisa berperan diposisi ini.

Mulai dari Nur Iskandar, M Ridwan, Selamet Budiono,Rizsky Dwi Ramadhana, hingga TA Musafri. Jika dilihat kontribusinya M Ridwan jadi pemain yang paling rawan terdepak. Itu karena pemain kelahiran Semarang ini, masuk dalam kriteria pemain uzur dan kalah bersaingan pemain muda lainya.

Namun kelebihan Ridwan, terlihat dari segi pengalaman dan jiwa leadernya untuk para pemain muda. “Kalau Ridwan sampai sekarang pemain kita. Kita belum bisa putuskan sekarang, itu tergantung kebutuhan pelatih nanti. Karena dia paling tahu mana yang terbaik untuk tim. Keputusannya mungkin di akhir turnamen nanti,” tukasnya.

loading...
[X] close