Merasa Tertampar Ucapan Pelatih Timnas, Firman Utina Dirikan SSB

firman-utina

Eks pemain timnas Firman Utina kini memiliki kesibukan di luar bermain sepak bola. Pemain kelahiran Manado itu berinisiatif mendirikan sekolah sepak bola (SSB) di kawasan Tangerang beberapa bulan yang lalu.

SSB milik Firman itu dinamakan FU 15 Football Academy. Nama tersebut merujuk pada inisial Firman dan nomor punggungnya jika bermain di klub maupun timnas.

Pemain berusia 35 tahun itu mengaku dirinya mendirikan SSB karena terlecut ucapan pelatih asing yang sempat menangani Timnas Indonesia. Meski tak menyebut nama pelatih tersebut, Firman menceritakan dengan jelas dan tak akan melupakan ucapan sang pelatih.

“Waktu itu saya dipanggil ke pelatnas Timnas Indonesia. Setelah melihat kemampuan pemain yang diseleksi, si pelatih bilang: saya seperti melatih kalian mulai dari nol lagi,” kata Firman.

Menurut Firman Utina, sang pelatih tersebut menilai para pemain Indonesia yang dipanggil ke pelatnas punya kelemahan teknik dasar bermain sepak bola. Sang pelatih berujar kelemahan tersebut sebetulnya bisa dihindari jika ilmu yang didapat di usia dini cukup memadai. Selama memperkuat Timnas Indonesia pada periode 2001-2014, Firman sempat merasakan sentuhan pelatih asing seperti Peter Withe, Ivan Kolev, dan Alfred Riedl.

“Ucapan pelatih itu membuat saya merasa tertampar. Hal tersebut yang melecut saya untuk mendirikan SSB. Keputusan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab saya terhadap sepak bola Indonesia,” kata Firman yang pernah bermain untuk klub Persita, Arema, Pelita Jaya, Persija, Persib dan Sriwijaya FC.

Firman pun berharap rekan sesama pemain yang kini telah memiliki sertifikat pelatih tidak terburu-buru untuk melatih di klub. “Alangkah baiknya kalau pelatih muda turun terlebih dulu ke level akar rumput pembinaan di usia dini, karena sesungguhnya di level tersebut dasar sepak bola pemain Indonesia ditentukan,” ujar Firman Utina.