Persebaya Kembali Gunakan Wisma Eri Irianto Sebagai Markas Besar

wisma Eri Irianto

Kondisi Wisma Eri Irianto hingga kini masih memprihatinkan. Kerusakan terjadi di banyak bagian gedung yang menjadi markas besar Persebaya Surabaya itu. Tempat yang dulu digunakan sebagai mes pemain Persebaya itu tampak tidak terawat, berdebu, dan cat mengelupas akibat kebocoran di banyak sisi atap gedung.

Semua itu terjadi akibat klub berjulukan Bajul Ijo itu vakum dari kompetisi nasional selama tiga tahun terakhir. Lantaran tak lagi terpakai, gedung itu tak dirawat. Pemkot Surabaya selaku pemilik aset tersebut juga terkesan acuh.

Namun, dalam waktu dekat jangan heran jika kondisi wisma Eri Irianto kembali seperti saat Persebaya di masa jaya. Wisma Eri Irianto rencananya akan kembali digunakan Persebaya sebagai markas besar tim yang baru saja dipulihkan status keanggotaannya melalui Kongres PSSI di Bandung (8/1/2017).

“Kami akan kembali ke mes ini. Tentu saja akan dilakukan sejumlah perbaikan di beberapa bagian gedung yang rusak sebelum menempatinya. Saya rasa pengeluaran akan lebih irit ketimbang harus menyewa atau membeli gedung baru. Masalah ini akan kami masukkan dalam klausul kesepakatan dengan investor,” ujar Kardi Suwito, Direktur Pengembangan dan Bisnis PT Persebaya Indonesia, pengelola Persebaya.

Saat tim terbentuk, diupayakan para pemain sudah bisa menempatinya. Namun, kalau tidak, para pemain akan menempati sisi gedung yang tidak mengalami kerusakan.

“Ini markas Persebaya, tidak bisa dipindahkan ke mana-mana. Tidak hanya mes, lapangan di belakang mes juga kami pakai untuk latihan dan kompetisi internal. Kalau ini dipindahkan, berarti bukan Persebaya,” kata Suwito.

loading...