Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Menuju SEA Games 2017, Satlak Prima Bebaskan PSSI Tentukan Sistem Pelatnas

by in Tim Nasional // 0 Comments

Kick-off ISL Mundur, Timnas U-22 Ubah Jadwal TCTim nasional U-22 telah mendapatkan jalan ke SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) membebaskan PSSI untuk menentukan sistem pelatnas.

Satlak Prima yang bertanggung jawab dan melaksanakan pemusatan latihan nasional (pelatnas) tidak akan campur tangan dalam menentukan jadwal pelatnas timnas U-22 ke SEA Games 2017. PSSI bebas untuk menggelar pelatnas terus-menerus atau buka tutup seperti yang sudah-sudah.

Demikian disampaikan Kasatlak Prima, Achmad Soetjipto, ketika ditemui di PP IKON, Senayan, pada Kamis (5/1/2017). Tjip, sapaan karib Achmad Soetjipto, menilai PSSI memiliki kalender yang rapi dan mapan. Selain itu, PSSI mempunyai jenjang pembinaan dari inisiasi pengembangan sampai elite yang tidak bisa diganggu lagi karena hal itu sudah erat hubungannya dengan komersil dan industri.

“Jadi biarkan mereka melaksanakan itu dengan mandiri. Tidak hanya sepakbola saja, tetapi ada bulutangkis, voli, basket. Umumnya memang untuk cabang-cabang olahraga permainan, karena permainan hubungan dekat dengan komersialisasi, industri dan iklan,” kata Tjip.

“Kalau pun ada peraturan lagi, bukan Satlak Prima tapi KOI yang akan mengaturnya. Misalnya mengenai kapan entry-nya, kapan cut off bagi tim sepakbola dan cabang-cabang itu untuk masuk kontingen.

“Tetapi apakah kemudian setelah kontingen terbentuk itu Satlak Prima memberikan kontribusi, itu tergantung menteri (pemerintah),” tambahnya kemudian.

Surat keputusan pelatnasnya pun nantinya akan diketok oleh KOI, bukan Satlak Prima.

“Jadi nanti digabung, termasuk cabor yang dari Prima juga akan masuk ke KOI. Makanya tidak masalah dengan sistem pelatnas buka tutup yang diterapkan PSSI selama ini, dan Prima tidak punya komentar dan akses untuk bicara itu,” ucap dia.

loading...