Djadjang Nurdjaman Pening Diogo Ferreira Sakit

diogo-ferreiraPelatih Persib Bandung Djadjang mengaku tim besutannya dalam masalah besar bila Diogo Ferreira belum sembuh dari sakit saat menghadapi Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (30/11).

Kemungkinan absennya Diogo membuat Djadjang harus memutar otak lebih keras, karena Persib saat ini sedang dilanda krisis pemain belakang. Selain Rudolof Yanto Basna yang memperkuat timnas Indonesia, Vladimir Vujovic terpaksa absen akibat akumulasi kartu.

“Kami krisis di lini belakang, Diogo sakit, dan belum tentu bisa main melawan Perseru. Kita lihat nanti, masih ada masalah dengan kesehatannya atau tidak, perlu pemeriksaan. Nanti dokter yang akan memeriksa dia,” ujar Djanur, sapaan Djajang.

Djanur menambahkan, ia sebelumnya sudah menyiapkan Tony Sucipto menggantikan peran Vujovic. Namun kini Djanur belum bisa memastikan pengganti Diogo jika pemain tersebut absen.

“Kalau sampai Diogo dan Vujovic enggak main, ini cukup besar masalahnya. Pengaruhnya pasti ada tapi. Memang satu hal yang dilematis harus main tanpa stopper tapi stok yang ada, hanya itu. Tapi kami tetap optimistis bisa menang di laga kandang nanti.”

Djanur memperkirakan Persib mendapat ancaman serius dari Osas Saha, mengingat striker Perseru pernah mempunyai keinginan memperkuat Maung Bandung, namun menemui kegagalan. Djanur juga mengaku tidak menyaksikan laga Perseru ketika dibantai Pusamania Borneo FC.

“Dia memang sudah cetak gol. Sebagai pemain yang pernah ingin bergabung dengan kami, pasti akan menunjukkan motivasi lebih. Walau jarang lihat pertandingan Perseru, kami sudah pernah ketemu mereka sebelumnya, sehingga tahu kekuatannya, apalagi materinya tidak mengalami banyak perubahan,” imbuh Djanur.

Sementara itu, bek sayap Dias Angga Putra berharap dimainkan melawan Perseru. Dias berjanji berusaha memberikan yang terbaik. Namun ia menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran pelatih.

“Kami selalu berusaha menampilkan yang terbaik di setiap pertandingan, dan targetnya adalah untuk menang. Soal nanti siapa yang main, biar pelatih yang memutuskan. Saya selalu optimistis, dan yakin dalam setiap pertandingan mendapat hasil terbaik. Kami berpikir positif saja,” jelasnya. (gk-68)