Sriwijaya FC Pertanyakan Sanksi Komdis untuk Widodo dan Hyun-koo

widodo-cahyono-putro-sriwijaya-fc_2eg7tijb6szp1gx67oz7csadxSriwijaya FC dan Barito Putera tidak akan diperkuat beberapa pemain terbaiknya saat bersua pada pekan ke-30 Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Senin (27/11/2016). Tuan rumah harus kehilangan Yu Hyun-koo yang terkena hukuman larangan bermain oleh Komisi Disiplin TSC 2016 seusai laga melawan Persela Lamongan.

Selain Hyun-koo, Laskar Wong Kito juga tidak akan didampingi oleh pelatih kepala, Widodo C Putro di laga ini. Sama seperti Hyun-koo, Widodo juga mendapat sanksi larangan mendampingi tim pada pekan ke-30 TSC 2016 karena kesalahan yang dibuat saat meladeni Persela.

“Saat kami mendapat surat peringatan, disebut ofisial yang melakukan pelanggaran, namun saat keluar sanksi dinyatakan pelatih yang melakukan hal tersebut pada menit ke-65 babak kedua. Saat kami komunikasi lisan terakhir justru diralat dan disebut karena pernyataan saat sesi press conference seusai pertandingan. Tentu ini sangat membingungkan,” keluh Achmad Haris, Sekretaris tim SFC.

“Begitu juga dengan kejadian pelanggaran Hyun-koo, kami sudah sampaikan klarifikasi namun tetap diambil hukuman seperti ini. Padahal sudah ada denda yang harus kami bayar, jadi rasanya sangat berlebihan.”

Menurut Haris, sanksi denda yang diberikan kepada SFC setelah pertandingan melawan Persela masih penuh dengan perdebatan. “Padahal diklarifikasi sudah kami minta disebut siapa pemain yang melakukan karena kapten tim sudah menyatakan bahwa seluruh rekan-rekannya yang lain tidak mengeluarkan kata-kata berbau SARA, makian atau ucapan kotor ke wasit,” ucap Haris menegaskan.

Sementara itu, di kubu tim tamu pelatih Yunan Helmi sudah dipastikan tidak dapat menurunkan mesin golnya Luis Junior karena mengalami cedera. Pemain asal Brasil yang sudah mencetak 16 gol untuk Barito ini tidak dibawa ke Palembang karena masih cedera hamstring dan memerlukan waktu penyembuhan lebih lama.

“Carlos Junior memang tidak dalam kondisi 100 persen sehingga sangat riskan jika dimainkan. Begitu juga Thiago Amaral yang juga belum fit, jadi di Palembang nanti kami hanya akan diperkuat 2 pemain asing yakni Lim Jun-sik serta Thierry Gauthessi,” jelasnya.

Diakuinya, pada putaran kedua ini pihaknya pun sudah berkomitmen untuk lebih banyak memberikan ruang dan kesempatan bermain bagi pemain muda. “Memang tetap ada kombinasi dengan pemain senior, namun kami sudah komitmen untuk mengorbitkan pemain binaan sendiri misalnya dari skuad Barito Putera U-21 serta PON Kalsel . Sejauh ini penampilan mereka juga tidak mengecewakan dan terus kami pantau hingga turnamen ini berakhir,” kata Yunan jelang menghadapi Sriwijaya FC.