Lima Bulan Absen, I Nyoman Sukarja Telah Kembali

Sudah 348 Menit Bermain Belum Cetak Gol, Ini Doa SukarjaSetelah sekitar lima bulan atau 19 pekan harus menepi karena mengalami cedera, penyerang Bali United, I Nyoman Sukarja akhirnya kembali berlatih bersama rekan-rekannya di Gelora Trisakti Legian, Selasa (22/11/2016).

Sukarja telah absen sejak bulan Juli, karena cedera tulang selangka paha yang ia alami.

Kali terakhir dia tampil membela Bali United pada laga ke-9 Indonesia Soccer Championship (ISC) A, kontra Bhayangkara FC.

Sukarja yang biasa masuk sebagai starter, saat itu bermain menggantikan Loudry di menit 46.

Sayangnya, peran Sukarja tidak banyak membantu karena Bali United harus kalah 1-3 dari tuan rumah Bhayangkara FC.

Setelah itu, Sukarja menepi total lantaran cederanya kambuh. Awal Oktober lalu, kondisi Sukarja membaik.

Dia kemudian menjalani proses pemulihan khusus hingga pada akhirnya dapat pulih kembali.

Sukarja mendapat perawatan dan menjalani proses pemulihan di Jakarta sekitar sebulan lamanya.

Kini asal Mengwi itu sudah kembali gabung latihan bersama Serdadu Tridatu di Gelora Trisakti Legian.

Sudah dua kali, eks PS Badung ini menjalani latihan bersama rekannya pasca-terapi cedera tulang selangka paha di Jakarta.

Penyerang sayap Serdadu Tridatu-julukan Bali United itu, merasa bahagia dapat kembali memakai sepatu dan melakukan latihan ringan.

Meski sudah mulai latihan, Sukarja tak mau mengambil risiko untuk segera merumput.

“Saya merasa baik. Ini sangat sakit, tapi saya senang ketika saya bisa memakai sepatu saya lagi dan latihan di lapangan,” ungkap pemain yang pernah membela PS Badung itu kepada Tribun Bali, Selasa (22/11/2016).

Ia mengaku sangat nyaman mengenakan sepatu bolanya, yang nyaris selama cedera tak dipakainya.

Selama ini, pemilik nomor 17 itu hanya mengenakan sepatu kets.

“Sepatu bola  warna putih sudah bermawarna kuning karena sudah empat bulan lebih tidak pernah pakai,” kata Sukarja.

Untuk kembali tampil memperkuat Bali United, Sukarja masih menunggu rekomendasi dari dokter.

“Untuk tampil saya menunggu rekomendasi dokter. Tapi diperkirakan baru bisa tampil setelah kompetisi ISC A,” kata Sukarja.

Sudah dua kali berlatih, Sukarja mengaku rasa nyeri yang biasa dirasakannya sudah tidak terasa.

Dia saat ini fokus untuk menguatkan otot-otot agar bisa kembali ke performa terbaiknya.

“Sekarang passing tidak nyeri lagi di tulang selangka. Tinggal latihan untuk penguatan saja,” ujar ayah satu anak asal Mengwi, Badung ini.

Selama Sukarja absen, perannya di penyerang sayap digantikan oleh Miftahul Hamdi. Pemain eks Timnas Indonesia U-19 tersebut tampil luar biasa.

Ia telah catatkan lima gol dan  dalam 17 pertandingan.

Selain Sukarja, beberapa pemain juga menunjukkan performa positif seperti Daniel Heffernan, Agus Nova Wiantara.

Mereka terlihat serius mengikuti arahan tim fisioterapi di pinggir lapangan.

Sementara rekan pemain lainnya tetap menjalani sesi latihan kondisioning yang dipimpin pelatih fisik, Nur Saelan.