Lampu Stadion Petrokimia Bikin Bhayangkara FC Kesulitan

ibnu-grahan_8e76e45Pelatih Bhayangkara FC Ibnu Grahan menilai penerangan di Stadion Petrokimia yang tidak benderang membuat anak asuhnya mengalami kesulitan, sehingga harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Persegres Gresik United, Sabtu (12/11) malam WIB.

Ibnu mengatakan ia sangat mensyukuri hasil imbang yang didapat skuat Bhayangkara FC, karena masih bisa mendapatkan satu poin. Menurut Ibnu, lampu yang tidak terang turut memberikan pengaruh.

 

“Faktor lampu stadion juga sedikit memengaruhi permainan tadi. Bukannya saya mencari kambing hitam, tapi memang lampu stadion kurang mendukung, dan kami sendiri memang kurang adaptasi dengan bermain malam,” jelas Ibnu.

Selain itu, ditariknya striker Thiago Furtuoso pada menit ke-16 membuat Bhayangkara FC menemui jalan buntu untuk menjebol gawang Gresik United. Walau begitu, Ibnu cukup puas, karena hasil ini sudah sesuai dengan targetnya.x

“Tanpa Thiago, kami memang kesulitan membobol gawang Persegres, meski sebenarnya Rudi juga bermain tidak jelek. Sebelum pertandingan ini, Rudi sebenarnya tengah dalam kondisi on fire dalam beberapa pertandingan terakhir,” ucap Ibnu.

“Kemarin saya kan sudah bilang, jika target kami di sini adalah dapat poin. Soal satu atau tiga poin tergantung dari penampilan di lapangan. Kami semua bersyukur akhirnya masih mendapat poin di luar kandang.”

Beruntung juga Bhayangkara memiliki Wahyu Tri Nugroho di bawah mistar gawang. Aksi cemerlang sang kiper sukses beberapa kali menggagalkan peluang Gresik United.

“Pertandingan yang membuat saya capai, karena beberapa kali penyerang Persegres mengancam gawang. Bersyukur akhirnya kami masih mendapat raihan poin. Terus terang, permainan Persegres yang sekarang dengan putaran pertama sangat berbeda,” kata Wahyu. (gk-43)