Tony Apriliani Mau Mundur Dari Bursa Calon Ketua Umum PSSI

tony-aprilianiSalah satu calon ketua umum PSSI Tony Apriliani mengungkapkan kemungkinan besar bakal mundur dari pencalonan pada kongres induk organisasi sepakbola nasional tersebut hari ini di Jakarta.

Tony menjadi satu dari delapan orang yang berhak bertarung memperebutkan posisi ketua umum PSSI. Delapan nama lainnya adalah Kurniawan Dwi Yulianto, Edy Rahmayadi, Moeldoko, Erwin Aksa, Eddy Rumpoko, Djohar Arifin Husin, Bernhard Limbong, dan Sarman.

 

“Nanti keputusan mundur ini saya akan sampaikan saat kongres. Tapi, tidak mundur dari kandidat wakil executive committee, dan wakil ketua umum PSSI,” ujar Tony dikutip laman JPNN.

Sementara itu, calon lainnya, Edy Rahmayadi kembali menegaskan dua hal yang akan segera diperbaiki jika terpilih sebagai orang nomor satu di PSSI, yakni pemulihan organsiasi, serta pembinaan usia dini.

“Hal pertama, organisasi saya pulihkan. Kita semua tahu organisasi PSSI sempat di-ban FIFA. Ini kami susun kembali, sehingga kami lakukan pembinaan secara riil dan fakta, karena Indonesia ini sangat potensial untuk bisa berbuat yang terbaik di dalam persepakbolaan,” ucap Edy.

“Sosilasiasi pembinaan usia dini kalau kita mulai sekarang di usia 15, berarti di Olimpiade 2024, Indonesia sudah bisa berkiprah di tingkat internasional. Bola kaki tidak ada yang instan, harus bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan.”

“Sepakbola modern mengenal industri dan pembinaan sepakbola itu sendri. Untuk industri, kami cari orang yang ahli. Sedangkan untuk sepakbola, kami cari orang yang mengerti dalam membina sepakbola.” (gk-61)