Korban Bentrokan Persija Kontra Persib Masih Terbaring di ICU

the-jakmaniaLaga Persija Jakarta versus Persib Bandung dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 diwarnai bentrokan dan pengeroyokan suporter. Sedikitnya tujuh orang mengalami luka-luka karena dikeroyok suporter yang ditengarai anggota Jakmania di tribune Stadion Manahan, Solo.

Dua korban masih terbaring di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Brayat Minulya, Solo, karena mengalami luka parah di kepala. Namun, hingga saat in belum diketahui identitas termasuk asal dua suporter tersebut.

Ketua panpel lokal Solo, Heri Isranto, menjelaskan selain dua korban tersebut, satu penonton juga dirawat di rumah sakit yang sama. Sedangkan tiga suporter lain mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Waluyo.

“Jumlah itu sesuai pendataan yang kami lakukan setelah pertandingan. Masih ada beberapa suporter yang mengalami luka-luka namun hanya menjalani rawat jalan,” kata pria yang akrab disapa Gogor tersebut, Minggu (6/11/2016).

Keributan memang terlihat di tribune penonton hampir sepanjang laga. Adu jotos dan pengeroyokan terlihat di beberapa sisi tribune stadion. Keributan itu diduga karena adanya oknum suporter Persib yang berada di tribune dan diketahui Jakmania. Aparat kepolisian harus bekerja keras mengatasi keributan yang terjadi selama 90 menit.

“Panpel sudah menjenguk para korban di rumah sakit. Panpel juga memberikan santunan kepada korban yang dirawat sebagai bentuk kepedulian. Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut terjadi di Kota Solo,” ucapnya.

Di sisi lain ketua panpel Persija, Bobby Kusumohadi, menyesalkan adanya bobotoh Persib yang nekat masuk ke dalam stadion. Sebab dari data yang diperolehnya, para korban merupakan pendukung tim Maung Bandung yang berasal dari Tangerang, Klaten, dan beberapa dari wilayah Jawa Barat.