Osvaldo Haay, Bintang Muda Persipura yang Ditemukan Legenda Arema

Osvaldo Haay Bangga Diberi Kesempatan Oleh Pelatih Persipura JayapuraPemain muda Persipura Jayapura, Osvaldo Ardiles Haay mencetak gol perdana semenjak ia berkostum tim Persipura senior. Gol Osvaldo Haay pada menit 54 membuka kemenangan Persipura atas Arema Cronus, Senin (24/10/2016) di Stadion Mandala, Jayapura.

Osvaldo menjalani debut di Persipura senior pada babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman tahun 2015. Dia menjalani debut pada usia 17 tahun dan momen itu bertepatan saat dia menjadi mahasiswa baru di Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih.

Perjalanan Osvaldo ke Persipura ternyata tak lepas dari tangan dingin legenda Arema, Claudio Barcelos de Jesus. Claudio yang membawa Valdo, sapaan akrab Osvaldo ke tim senior.

Claudio merupakan mantan pelatih Persipura U-21 yang naik pangkat menjadi asisten Persipura mendampingi Oswaldo Lessa. Claudio kini melatih SSB Kejora di Malang, setelah ia ikut meninggalkan tim Mutiara Hitam bersama Lessa.

Claudio de Jesus jadi bagian dari Arema pada musim 2003-2005. Bersama Singo Edan, dia mencatatkan dua gelar di Copa Indonesia dan membawa Arema juara Divisi Utama.

“Dari pertama masuk Persipura U-21 saya dilatih coach Claudio, lalu saya direkomendasikan masuk ke tim senior,” ucap Valdo.

Osvaldo Haay mendapat kesempatan jadi starter Persipura, menggantikan Boaz Solossa yang kini sedang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Valdo baru mencatatkan delapan penampilan hingga pekan ke-25 TSC 2016. Ia juga menjadi penggawa Persipura U-21 dan Tim PON Papua.

Memang cukup mengejutkan ketika pelatih Angel Alfredo Vera menurunkannya sebagai starter. Padahal, masih ada dua pemain asing, yakni Edward Wilson Junior dan Ricardo Silva yang pada laga melawan Arema duduk di bangku cadangan.

Strategi Angel berbuah manis karena justru dengan mengandalkan pemain lokal, mereka mampu mengurung pertahanan Arema dan menang 2-0.

Fakta unik lain dari Osvaldo Haay adalah dia menjalani debut di Persipura saat tim Mutiara Hitam melawan Arema Cronus pada babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman.