Mundari Karya Tidak Menyesal Dipecat Barito Putera

mundari-karya-tidak-menyesal-dipecat-barito-putera

Pelatih Mundari Karya mengaku, tidak menyesal gagal mendampingi Barito Putera menyelesaikanIndonesia Soccer Championship A (ISC A) 2016.

Mundari mundur sebagai juru taktik Laskar Antasari, julukan Barito. Posisinya pun digantikan sementara oleh asisten pelatihBarito Putera, Yunan Helmi.

“Memang disayangkan, saya tidak bisa mendampingi tim untuk menyelesaikan seluruh pertandingan ISC A. Tetapi setidaknya saya sudah berusaha untuk membuat pondasi tim di Barito Putera. Soal mundur sebagai pelatih lebih kepada masyarakat meminta tim untuk mendapatkan kemenangan. Saya bisa mengerti keinginan dari suporter itu,” kata Mundari kepadaHarian Super Ball.

Mundari berujar, dia memang lebih mengutamakan proses pembentukan pondasi dan karakter tim.

Sehingga seluruh pemain akan lebih siap dan matang saat menghadapi kompetisi resmi musim depan.

Namun proses ini tidak dipahami oleh Bartman, suporter Barito Putera.

“Mereka tahunya kesuksesan sebuah tim itu dilihat dari hasil di tiap pertandingan. Padahal ISC A cuma turnamen. Seharusnya target utama ada di kompetisi resmi musim depan. Tetapi sepertinya semua pihak berpikir lain. Ya sudah, saya memilih untuk mundur saja,” ujar Mundari.

Mundari menuturkan, dirinya memang belum berhasil mengangkat posisi tim di klasemen sementara.

Sampai saat ini, Ambrizal dan kawan-kawan tetap berada di dasar klasemen sementara dengan 18 poin dari 23 laga.

“Tetapi saya sudah berhasil membentuk pondasi dan pembinaan tim. Lihat saja kami selalu membuat gol di setiap pertandingan. Meski kalah, tim lawan tidak bisa menang dengan skor yang telak, melainkan menang dengan skor tipis. Bahkan produktifitas pemain Barito tidak kalah dengan tim lain. Pemain Barito, Luis Carlos Junior berhasil mencetak 13 gol dan Rizky Pora bisa mencetak 4 gol. Hanya saja antara jumlah gol yang kami cetak masih lebih sedikit dibanding jumlah gol kemasukan dari tim lawan,” tutur Mundari.

Mundari mengucapkan, seandainya masih melatih, dia berencana akan menurunkan pemain-pemain muda.

“Ada sebanyak tujuh pemian muda dari Barito Putera U-21 yang bergabung di putaran kedua. Performa mereka bagus dan hampir saja berhasil membawa PON Kalimantan Selatan ke semifinal PON 2016 di Jawa Barat. Oleh karena itu, rencananya saya akan memberikan kesempatan mereka tampil di laga selanjutnya. Agar Barito bisa bersaing lebih baik lagi sampai ISC A selesai,” ucap Mundari.