Beda Bachdim dan Ferdinand Sinaga di Mata Riedl

Beda Bachdim dan Ferdinand Sinaga di Mata Riedl

Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Alfred Riedl, bicara kaitan Irfan Bachdim dan Ferdinand Sinaga. Menurut pelatih berusia 66 tahun itu, Bachdim cukup berkembang di Jepang dan Ferdinand berpeluang dipanggil jika konsisten tampil baik.

Dalam acara bertajuk Forum Diskusi BOLA dengan tema Timnas Menuju Piala AFF: ”Saatnya Garuda Bangkit,” Alfred Riedl telaten menjawab satu per satu pertanyaan dari peserta diskui.

Salah satu pertanyaan untuk Riedl yakni mengenai pemanggilan Irfan Bachdim. Pasalnya, menit bermain yang didapat sang pemain sangat minim bersama klub J-League 2, Consadole Sapporo.

“Saya sudah mengenal Bachdim sejak 2010. Saya pikir dia berkembang di Jepang walaupun jarang bermain. Di samping itu, dia juga bermain bagus saat seleksi,” kata Riedl.

Soal Ferdinand Sinaga, Riedl mengakui bahwa penyerang PSM Makassar itu memang sedang rajin mencetak gol. Penyerah berdarah Batak tersebut telah mencetak 7 gol.

Namun, momentum tersebut hadir setelah daftar pemain seleksi ditentukan.

“Saat kami menentukan 47 nama pemain untuk diseleksi, Ferdinand baru mencetak dua gol, dan kini sudah tujuh. Semoga saja dia bisa konsisten untuk itu,” tuturnya.

Bersama Riedl, Bachdim masuk skuad timnas pada Piala AFF 2010. Sedangkan Ferdinand, namanya harus rela dicoret menjelang Piala AFF 2014. (Segaf Abdullah)