Ismed Sofyan: Keterpurukan Persija Jakarta Tanggung Jawab Semua Pemain

Ismed Sofyan Yakin Persija Segera Bentuk Tim

Persija Jakarta dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Sempat berada di papan atas klasemen Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, saat ini Persija malah terpuruk di papan bawah kejuaraan tersebut.

Krisis yang dialami Persija dimulai pada 19 Juni 2016. Ketika itu mereka kalah dari Arema Cronus Indonesia, 0-1. Setelah kekalahan itu, Persija tidak mampu meraih kemenangan hingga delapan laga selanjutnya.

Dari delapan pertandingan itu, Persija menelan lima kekalahan dan ditahan imbang lawannya sebanyak tiga kali. Catatan itu semakin buruk karena Persija hanya mampu mencetak empat gol pada sembilan laga terakhir mereka.

Terpuruknya Macan Kemayoran akibat mahalnya penyerang mereka. Lini depan Persija selalu menjadi sorotan, karena gol dari lini ini hanya satu biji saja, yaitu dari Jose Guerra, yang sudah dipulangkan ke Kolombia akibat cedera berkepanjangan.

Hingga pekan ke-15 ISC A 2016, Persija baru mengoleksi sembilan gol. Sebanyak delapan gol dilesakkan oleh pemain tengah dan belakang.

Bek senior Persija, Ismed Sofyan, yang ikut menyumbang satu gol, membantah tudingan terpuruknya Persija akibat tumpulnya pemain-pemain di posisi striker.

Keterpurukan Persija, menurut Ismed, merupakan tanggung jawab seluruh pemain kesebelasan itu.

“Masalahnya di semua pemain. Mungkin kami kurang fokus. Kami juga kurang konsentrasi saat bermain dan tidak bisa menjaga performa,” kata Ismed.