Pusamania Terancam Hukuman Tambahan Setelah Kalah WO

Pusamania Terancam Hukuman Tambahan Setelah Kalah WO

Pusamania Borneo FC tidak hadir saat pertandingan pekan ke-13 melawan Perseru Serui di Stadion Marora, Serui, beberapa hari yang lalu.

Atas kejadian tersebut, tim berjuluk Pesut Etam ini dipastikan kalah walk-over  (WO) dari Perseru dengan status 0-3.

Tim asuhan Dragan Djukanovic itu tidak hadir ke markas Perseru dengan alasan tidak mendapatkan tiket penerbangan dari Samarinda ke Kepulauan Yapen, Papua Barat.

Mengenai hal itu Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta, Joko Driyono, mengatakan bahwa status pertandingan itu sudah tidak bisa diubah dengan kekalahan Pusamania Borneo FC, meskipun manajemen Pesut Etam sudah mengirimkan surat kepada PT GTS.

“Kami memahami tapi juga jangan sampai hal ini jadi pembenaran di saat ada kesulitan,” kata Joko.

Kata Joko, tuan rumah Perseru sudah mengatakan menolak untuk mengganti jadwal pertandingan tersebut.

Hal itu yang membuat PT GTS tidak bisa mengubah jadwal pertandingan yang diminta oleh manajemen Pusamania Borneo FC sebelumnya.

“Karena permintaan reschedule udah masuk kurang dari tujuh hari dan manajemen Perseu menolak hal itu,” jelas Joko.

Lebih lanjut, pria asal Ngawi, Jawa Timu itu menambahkan bisa saja Pusamania Borneo FC mendapatkan hukuman tambahan, bukan hanya kalah WO saja dari Perseru.

Hukuman itu nanti akan dilihat oleh Komisi Disiplin (Komdis) ISC yang segera menggelar pertemuan terkait hal itu.

“Pada regulasi salah satunya Komdis bisa menambahkan pengurangan poin, denda, atau apa itu hanya Komdis yang akan memutuskan,” ucap Joko.