Kehabisan Tiket, Borneo FC Terancam WO Lawan Perseru

Kehabisan Tiket, Borneo FC Terancam WO Lawan Perseru

Pemain dan ofisial Pusamania Borneo FC cemas karena belum juga mendapatkan tiket pesawat menuju Serui, Papua, untuk menjalani laga tandang melawan Perseru Serui. Jika tidak mendapatkan tiket, Diego Michiels dkk. terancam kalah WO.

Menurut Presiden Pusamania Borneo FC, NabilHusein, pihak manajemen sudah meminta kebijakan kepada PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator TSC terkait permasalahan yang dihadapi. Namun, masih kata Nabil, GTS tak bisa mengubah jadwal karena berbagai faktor.

“Mereka (PT GTS) berpandangan berbeda dengan berbagai alasan, oleh sebab itu jika kami tidak juga datang, kami katanya bakal dinyatakan kalah WO,” kata Nabil Husein dalam rilis yang diterima Bola.com.

“Sudah tentu kami kecewa berat. Keluhan kami terhadap kondisi ini tidak diakomodir,” kata Nabil Husein.

Nabil menambahkan, ada baiknya PT GTS memahami situasi yang dihadapi manajemen karena faktor tiket sulit diatasi. Perjalanan dari Samarinda menuju Serui bisa ditempuh melalui Balikpapan menuju Makassar, lalu Makassar menuju Biak. Dari Biak menuju Serui juga bisa ditempuh lewat jalur laut.

“Dan seakan-akan kami harus menanggung hal ini karena dianggap semuanya salah kami. Padahal di tempat lain, ada pertandingan yang diundur dengan alasan situasional juga,” tambahnya.

Menurut Nabih Husein, manajemen sudah berusaha keras mendapatkan tiket sejak sepekan lalu. Tapi, hingga saati ini belum mendapatkan tiket sesuai dengan yang dibutuhkan. Jika pun ada, jumlah tiket tidak mencakup semua anggota tim dan harganya pun sangat mahal.

“Sampai sekarang tiketnya tidak tersedia cuma 1-3 kursi dan itu mahalnya luar biasa, satu tiket bisa setara harga sepeda motor,” ujarnya.

Jika sampai batas yang ditentukan manajemen belum juga mendapatkan tiket, Nabil Husein menegaskan timnya akan tetap berada di Samarinda sambil berharap GTS memberikan solusi.

“Kalau sudah begini tidak ada pilihan, kami tetap di Samarinda saja menunggu dan persiapan melawan Barito Putera. Untuk status melawan Perseru, semoga ada kebijaksanaan dari GTS yang katanya bakal ditentukan di rapat Komdis,” tutup Nabil Husein.