Persebaya Menang di Pengadilan, Ribuan Bonek Menangis

Persebaya Menang di Pengadilan, Ribuan Bonek Menangis

Ribuan Bonek (suporter Persebaya Surabaya) langsung sujud syukur di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (30/6) siang. Takbir dan pekik kemenangan pun menggema. Tidak sedikit pula yang menitikan airmata. Situasi haru tersebut menyusul keputusan majelis hakim yang diketui Ari Jiwantara yang menolak gugatan PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) dalam sidang di PN Surabaya, Kamis.

”Pihak penggugat tidak bisa membuktikan gugatannya. Kami memutuskan menolak gugatan pihak penggugat,” kata Ari saat membacakan putusannya.

Selama ini, PT MMIB menggugat merek, logo, dan nama Persebaya Surabaya yang dimiliki PT Persebaya Indonesia. Gugatan itu diajukan karena PT MMIB merasa merekalah yang memiliki Persebaya.

Sikap PT MMIB itu bertolak belakang dengan sejarah dan perjalanan Persebaya.

Selain itu, juga bertolak belakang dengan pandangan Bonek. Selama ini Bonek menyakini bahwa Persebaya yang mereka cintai adalah Persebaya yang bermarkas di Karang Gayam, Surabaya. Persebaya yang berada di bawah naungan PT Persebaya Indonesia.

Keyakinan itu juga diperkuat oleh surat keputusan Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM. Mereka telah menegaskan dan memutuskan kalau sertifikat merek dan logo Persebaya berada di tangan PT Persebaya Indonesia.

Dengan fakta dan keyakinan itupula Bonek Kamis (30/6) ribuan Bonek turun ke jalan untuk mengawal Persebaya. Mereka pun memenuhi ruas Jalan Arjuno, tempat PN Surabaya berada.

Dan keyakinan mereka benar. Hakim menolak gugatan PT MMIB dan itu berarti Persebaya menjadi pemenangnya. ”Kebenaran akan menghampiri pemiliknya,” tegas Bimantoro, salah satu bonek senior. (rah/fim/jpnn)