Isi Waktu, Mantan Pemain Deltras Buka Warung Kopi

Isi Waktu, Mantan Pemain Deltras Buka Warung KopiPasca pensiun sebagai pemain sepakbola sejak tahun 2014 lalu, Agustiar Batubara alias Ucok, mencoba menyambung kelangsungan hidupnya sebagai wirausahawan.

Sempat membuka bisnis laundry kiloan dengan nama ’Laundry Sakinah’ yang dikelola istrinya, mantan pemain Deltras Sidoarjo itu, kini membuka usaha warung kopi di kawasan Komplek Kodam V Brawijaya, tepatnya di jalan Wonosari Kidul 176 A, Surabaya.

Ucok menamai bisnis warung kopinya Cobra alias Community Brawijaya yang resmi dibuka sejak 12 Maret 2016. Alasannya, nama Cobra sudah lebih banyak dikenal di lingkungan Kodam Brawijaya. “Nama Cobra kan sudah banyak dikenal di sini. Selain itu, saya juga berharap bisa membidik wali murid SSB Cobra untuk bisa datang,” jelasnya kepada beritajatim.com di warung kopinya, Minggu (13/3/2016).

Maklum, selain sebagai wirausahawan, Ucok juga masih tetap bergelut di dunia sepakbola sebagai pelatih Sekolah Sepakbola (SSB) Cobra di Stadion Kodam V Brawijaya. “Usaha ini untuk mengisi waktu saja, karena saya lebih banyak menganggur selain melatih SSB,” paparnya.

Ditambahkan Ucok, untuk sementara, sampai saat ini dirinya sendiri yang menjaga warung kopinya dibantu sang istri. “Ya sementara saja mas, nanti kalau ramai ya cari pegawai. Karena saya pasti kewalahan kalau menjaga sendiri,” katanya.

Lantaran masih dijaga sendiri, Ucok pun tidak membuka kedai kopinya 24 jam. “Sampai saat ini masih buka jam 8 pagi sampai jam 12 malam saja, bergantian dengan istri kalau saya lagi melatih,” ungkapnya.

Selain mematok tarif murah meriah, Ucok juga memberikan fasilitas wifi gratis disertai TV kabel, khususnya siaran langsung olahraga bagi pelanggannya.

Namun, meski sudah memiliki usaha sendiri, Ucok tetap berharap suatu saat bisa melanjutkan karirnya sebagai pelatih. Karena saat ini, dirinya sudah mengantongi lisensi C kepelatihan. “Kemarin sempat ingin ikut kursus lisensi B, tapi karena sepakbola kita kisruh jadi batal. Tapi nanti kalau sudah normal, dan ada lagi (kursus lisensi B), Insya Allah saya akan ikut,” ujarnya.

Saat sebagai pemain profesional, Ucok juga sempat merasakan masa kelam karena terlambat mendapat gaji. Saat itu, dirinya memperkuat Persipur Purwodadi sekitar tahun 2014 lalu. Parahnya, bukan cuma gaji yang terlambat, nominal yang seharusnya diterima, pun tidak utuh.

“Selain sering terlambat, selama satu musim, gaji yang saya terima juga tidak penuh. Bahkan, sampai saat ini sebenarnya masih ada tunggakan gaji saya di sana (Persipur), meskipun tidak banyak,” jelasnya. Nah, situasi seperti itu yang membuat Ucok trauma dan memutuskan pensiun sebagai pemain profesional. [kun/beritajatim]

Profil:
Nama: Agustiar Batubara Alias Ucok
Lahir: 20 Agustus 1978
Istri: Kurnia Meidiana
Anak: Nadya Sukma Batubara (18) dan Naufal Afzal Batubara (11)

Karir pemain:
1994-1996: Persebaya Junior
1997-1998: Persebaya
1998-2004: Gelora Dewata, GPD, Deltras
2004-2005: Persiba Balikpapan
2006-2007: Deltras
2007-2008: Pelita Jaya
2008-2009: Persela Lamongan
2009-2010: Pelita Jaya
2010-2011: Gresik United
2011-2012: Barito Putra
2014: Persipur Purwodadi

Karir pelatih:
2014-2015: SSI Arsenal Surabaya
2015-..     : SSB Cobra