Persipura Bubar, Pemain Ini Rintis Bisnis Online

Persipura Bubar, Pemain Ini Rintis Bisnis OnlinePara pemain sepak bola profesional di tanah air harus memutar otak supaya kebutuhan keluarga mereka tercukupi di saat mata pencaharian mereka mati suri karena mandeknya kompetisi akibat sanksi FIFA yang dipicu intervensi pemerintah melalaui SK Pembekuan.

Kompetisi yang terhenti berdampak luas terhadap nasib pemain serta stakeholder sepak bola lainnya tak terkecuali klub. Seperti yang terjadi dengan Persipura Jayapura. Manajemen tim berjuluk Mutiara Hitam itu terpaksa membubarkan tim karena tidak ada sponsor untuk terjun di turnamen.

Kontan saja, keputusan manajamen Mutiara hitam itu membuat Boaz Salossa dan kawan-kawan kalang kabut dan akhirnya memutusakan hijrah ke tim lain seperti yang dilakukan beberapa pemain muda.

Tapi, Ruben Sanadi yang yang saat ini sedang dalam masa penyembuhan lututnya tak bisa mengikuti jejak teman-temanya bergabung dengan tim lain karena kondisinya tak memungkinkan.

Namun, hal itu tak membuat bapak satu orang anak ini putus asa. Pepatah yang berbunyi ‘hidup harus terus berjalan kawan’ menjadi motivasinya untuk terus menatap kehidupan demi keluarga tercinta.

Berawal dari keinginan sang istri menyalurkan hobinya berjualan, Ruben pun memutuskan untuk membuka online shop menjual sepatu dan kaos. Tak disangka, meski baru seminggu, pesanan pun mengalir deras dari tanah kelahirannya Papua.

“Ya, sambil menunggu sembuh dari cedera yang bisa memakan waktu satu bulan lagi, saya dan istri sepakat untuk membuka online shop. Ini kan baru awal-awal saja, jadi jualannya sepatu sama kaos dulu. Tapi, lumayan sudah ada pesanan dari Papua,” kata Ruben Sanadi kepada INILAHCOM, Sabtu (13/2/2016).

“Pekan depan mungkin akun online shop saya sudah jadi. Karena sekarang pakai akun saya sendiri dulu. Mudah-mudahan rame dan kedepannya saya ingin menjual juga pernak-pernik tentang Persipura, karena di Papua kan identik dengan Persipura-nya,” tambahnya.

Ruben tak membantah jika apa yang ia lakukan dengan sang istri tak lebih karena ingin menopang kehidupan keluarga disaat sepakbola Indonesia yang tak menentu. Ruben berharap, online shopnya bekembang pesat sehingga bisa menjadi alahan lain untuk mendulang rupiah bagi tabungan puteri semata wayangnya.

“Untuk belajar bisnis sekaligus mencari rezeki saja buat tabungan keimbang diam tak beraktivitas, kan jenuh. Semoga lancar dan sukses saja, sehingga saya bisa membuka toko nanti di Persipura,” pungkasnya. (INILAH)