Belum Ada Kepastian Kontrak, Pemain Persib Galau

Persib Bandung

Kegalauan sepertinya tengah dirasakan para pemain Persib Bandung karena manajemen hingga sekarang belum memastikan kelanjutan nasib mereka ke depan kendati ikatan kontrak akan segera berakhir.

Hingga kini manajemen Maung Bandung sendiri belum melakukan pembicaraan terkait kelanjutan kontrak atau minimal memberikan kepastian soal status pemain ke depan. Dari seluruh pemain yang saat ini masih bertahan, rata-rata di antara mereka akan selesai kontraknya antara akhir Januari hingga awal Februari mendatang.

Kapten Persib, Atep mengungkapkan pendapatnya terkait persoalan status pemain. Dia mengharapkan manajemen segera memberikan kepastian karena hanya dengan itu, pemain bisa lebih tenang atau memiliki pegangan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Meski begitu Atep pun cukup memaklumi sikap pasif manajemen karena situasi dan kondisi sepak bola Indonesia sekarang yang belum jelas akibat gesekan di antara Kemenpora dan PSSI yang salah satu dampak terbesarnya adalah hilangnya kompetisi resmi yang digelar federasi.

“Sampai sekarang belum ada kabar lagi soal kontrak. Tapi kita juga memaklumi situasi ini, manajemen mungkin melihat perkembangan yang terjadi. Termasuk soal turnamen mana yang akan kita ikuti. Mungkin itu jadi salah satu alasan manajemen belum mengajukan kontrak lagi,” terang Atep.

Atep sendiri mengungkapkan rasa optimistisnya bertahan di Persib. “Saya percaya dan menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen, apalagi kita juga baru ditinggalkan pelatih (Djadjang Nurdjaman ke Italia), sehingga manajemen juga terbagi fokusnya ke upaya mencari pelatih pengganti,” paparnya.

Sementara itu, kiper andalan Persib, I Made Wirawan pun mengungkapkan hal yang sama. “Saya kira semua pemain belum ada pembicaraan lagi. Yang jelas kontrak kita rata-rata berakhir Februari,” kata Made.

Persib hingga saat ini memang belum memastikan keikutsertaannya di sejumlah turnamen yang bakal digelar tahun ini kendati cukup kebanjiran undangan. Seperti dari panitia penyelenggara turnamen Piala Wali Kota Padang, Piala Gubernur Kaltim serta Piala Marahalim.

Belum pastinya Persib berpartisipasi di tiga gelaran tersebut, juga tak lepas dari perkembangan terakhir yang terjadi belakangan ini. Termasuk ancaman mogok yang bakal dilakukan para pemain di bawah naungan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang secara tegas menolak bermain untuk klub jika kompetisinya hanya bersifat turnamen.