Persis Solo Belum Panggil Amunisi Baru

Persis Solo Belum Panggil Amunisi Baru

Persis Solo menjadwalkan program latihan jelang Turnamen Piala Gubernur Jateng 2016. Latihan perdana Laskar Sambernyawa, sudah dimulai pada Senin (11/2) sore di Stadion Sriwedari, Solo.

”Latihan pada minggu ini khusus untuk pemain Solo Raya. Selama sepekan ini kami jadwalkan tiga kali latihan,”kata Direktur Teknik dan Olahraga PT Persis Solo Saestu (PSS), Totok Supriyanto, Senin (11/1).

Totok belum bisa memastikan berapa kali jadwal latihan pada minggu berikutnya, karena juga harus menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
Karena tidak setiap hari, Sriwedari bisa digunakan, lantaran juga digunakan untuk latihan klub-klub amatir.

”Kami belum panggil pemain dari luar seperti Slamet Sampurno dan Jodi Kustiawan. Mungkin baru minggu depan,” ucapnya.

Dia mengaku belum bisa menjadwalkan secara permanen, program Persis pada 2016. Tim memilih menunggu kepastian digelarnya Piala Gubernur.

”Kan harus tahu dulu, turnamen diputar kapan, menyesuaikan kebutuhan tim. Dengan begitu, kami bisa rancang program latihan, dan juga termasuk penjajakan uji coba,” kata dia.

Pihaknya juga belum berencana untuk mendatangkan pemain dari luar. Hal ini masih menunggu para pemain yang sebelumnya telah dipanggil. Siapa saja yang datang dan absen, nantinya baru akan dicarikan jalan keluar.

”Kalau soal teknis, akan saya tanyakan kepada caretaker pelatih dulu. Kekurangannya di mana?. Saya konsultasikan dulu kebutuhan timnya seperti apa, sampai sekarang belum ada pemain yang melamar,” katanya.

Laskar Sambernyawa belum berencana memanggil pemain baru. Manajemen merasa skuat yang turun dalam Turnamen Plumbon Cup I di Karanganyar, dianggap sudah cukup mumpuni.

Hanya, ke depan tetap ada kans untuk menambah amunisi, jika skuat yang ikut berlatih belum sesuai kebutuhan tim. Latihan sementara dipimpin oleh Asisten Pelatih oleh Agung Setyabudi, sembari menunggu perkembangan sepak bola nasional.

Manajemen berani mengikat kontrak pemain, jika ada kompetisi resmi yang berdurasi satu musim. ”Kasihan kalau hanya digunakan jasanya selama dua tiga bulan, kan tidak cucuk (tercapai, Red),” kata Sekretaris Persis Sapto Joko Purwadi.