2 Kerugian Arema di Babak 8 Besar

CEO Arema Iwan Budianto

CEO Arema Cronus Iwan Budianto mengatakan ada dua kerugian Arema yang harus segera diperbaiki sebelum berlaga di 8 Besar Piala Jenderal Sudirman.

Kerugian pertama adalah, tim Singo Edan tidak terbiasa bermain di luar kandang karena selama babak penyisihan memainkan seluruh pertandingannya di markas sendiri, Stadion Kanjuruhan.

“Untuk itu, saya sudah berpesan kepada tim pelatih, untuk lebih mengasah mental bertanding tim di luar kandang. Sebab, Persipura (Jayapura) dan PBFC (Pusamania Borneo FC) sudah terbiasa,” tutur Iwan, Sabtu (5/12).

Selama babak penyisihan, Arema memang cukup superior dalam merajai Grup A. Namun, semua pertandingan tersebut dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan, di bawah dukungan penuh dari para suporternya, Aremania. Sementara, Persipura dan PBFC bermain sebagai tim tamu. Persipura tergabung di Grup B yang bermain di Bali, sementara PBFC berada di Grup C yang memainkan laganya di Sidoarjo.

“Dua kali terakhir Arema away, hasilnya adalah kalah di Solo saat lawan Sriwijaya FC dan menang di Bali kala menghadapi Mitra Kukar,” terangnya.

Sedangkan kerugian kedua Arema, yang juga dialami semua semua kontestan adalah, ketatnya jadwal pertandingan di babak 8 Besar. Dalam fase ini, Arema dijadwalkan bertanding pada tanggal 13, 19, serta 22 Desember 2015.

“Tapi selama penyisihan, tim lain mungkin sudah terbiasa menghadapi jadwal mepet. Sedangkan Arema tidak terbiasa, karena dapat recovery empat atau lima hari. Ini juga butuh solusi,” beber Iwan. (Sportanews)