Tanggapan Eks Ketua Jakmania soal Kasus Febrianto

Larico Ranggamone

Penetapan Sekretaris Jenderal The Jakmania, Febrianto, sebagai tersangka oleh pihak Polda Metro Jaya mendapat tanggapan dari mantan Ketua The Jakmania, Larico Ranggamone. Larico meminta pihak kepolisian melihat beberapa aspek seperti kultur di dunia suporter sehingga bisa berlaku adil.

Febrianto ditetapkan sebagai tersangka provokasi kericuhan pada fianl Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung dan Sriwjaya FC. Febrianto dijerat pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang ITE dan atau pasal 160 KUHP tentang penghasutan untuk memicu kekerasan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

“Harapan saya kepada pihak kepolisian untuk lebih mendalami lagi sehingga penegakan aturan bisa adil. Saya berharap diinvestigasi dulu dengan teliti apakah itu benar orang-orangnya. Harus dicek dengan benar,” kata Larico kepada INILAHCOM, Rabu (21/10/2015).

Dengan adanya kasus ini, Larico berharap The Jakmania kedepannya untuk tetap menjaga nama baik organisasi sehingga tidak mendapatkan titel perusuh dari berbagi pihak.

“Himbauan saya untuk teman-teman The Jakmania jangan sampai membuat kerusuhan dan kegaduhan. Rivalitas boleh tapi untuk bentrok itu jangan. Rivalitas selama pertandingan berlangsung boleh tapi tidak menjurus ke kekerasan,” pungkasnya. (inilah.com)