November Ada Turnamen Lagi, Ini yang Perlu Diperhatikan Klub

November Ada Turnamen Lagi, Ini yang Perlu Diperhatikan Klub

Final Piala Presiden 2015 antara Persib Bandung melawan Sriwijaya FC, Minggu (18/10), disebut-sebut sebagai momen kebangkitan sepak bola Indonesia.

Pernyataan Presiden Joko Widodo pun mengatakan akan ada lagi turnamen pada November mendatang. Penyelenggara Piala Presiden disebut-sebut akan menjadi operator dalam turnamen tersebut.

Pihak penyelengara Hasani Abdulgani hanya bisa tersenyum saat dikonfrimasi bahwa pihaknya kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menggelar turnamen sepak bola dalam waktu dekat nanti. “Memang ada rencana seperti itu, tapi semua kan masih rencana. Nama turnamennya saja belum ada,” kata Hasani, kemarin (20/10).

Meski begitu, Hasani mengatakan, kalaupun akhirnya mendapat kepercayaan untuk menggelar turnamen, mereka enggan lagi memosisikan diri seperti saat menggelar Piala Presiden. Sebab, ketika itu, kata Hasani, pihaknya yang harus terlibat aktif untuk menghubungi klub-klub yang akan menjadi peserta.

Nah, dikesempatan kedua nanti, Hasani berharap klub-klub yang harus terlibat aktif agar turnamen itu bisa berjalan. Dengan begitu, kalau klub-klub merasa nyaman dengan konsep pihaknya, maka mereka yang proaktif untuk turnamen ini.

“Kami mau kalau ada turnamen lagi, klub-klub yang menjadi inisiator dan kami yang akan memfasilitasi mereka untuk bermain bola,” kata pria asa Aceh ini.

Hasani beralasan, dengan adanya inisiatif yang datang dari klub untuk menggelar turnamen, maka perangkat yang lain juga akan ikut mendukung, salah satunya adalah komisi wasit.

“Karena sepak bola itu sepenuhnya adalah milik klub dan para pemain, begitu juga dengan para wasit. Mereka adalah aktor sesungguhnya dalam panggung sepak bola. Dan, sepak bola Indonesia mau jalan atau tidak, semua harus tergantung mereka. Karena kemampuan kami hanya bisa sebatas menyedian panggung,” tuturnya.

Terlepas dari itu, di internal klub eks peserta Piala Presiden, terhembus wacana bahwa turnamen yang akan digelar pada Nopember nanti adalah Piala Super Indonesia. Turnamen tersebut rencananya akan dikuti oleh 12 tim peserta.

“Kami sudah dapat panggilan untuk ikut,” kata Sumirlan, direktur teknik PSM Makassar.

Sementara itu, manajer Mitra Kutai Kartanegara Suwanto mengatakan, bahwa sampai saat ini mereka belum mengetahui secara pasti siapa yang akan menjadi operator turnamen pada November tersebut.

Pria asal Kediri, Jawa Timur ini bahkan menambahkan bahwa Mitra Kukar akan membawa isu tersebut saat PT Liga Indonesia menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS) di Jakarta pada 24 Oktober nanti. (dik/jpnn)