AQUA Danone Nations Cup – Merajut Mimpi di Kota Merah

AQUA Danone Nations Cup

Maroko sudah menjadi impian anak-anak Sekolah Sepakbola (SSB) Banteng Muda saat mengikuti kompetisi AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC) tahun ini. Kini mereka benar-benar menjejak negara Afrika Barat tersebut.

Impian itu terwujud setelah bocah-bocah ini menjadi pemenang kompetisi dan berhak mewakili Indonesia di Final Dunia Danone Nations Cup 2015 di Marakesh, Maroko. Untuk diketahui, DNC adalah festival sepakbola U-12 yang diikuti puluhan negara.

Setelah menjalani training camp selama 10 hari di Kota Batu, Kabupaten Malang, tim pun berangkat ke Maroko pada Minggu (18/10) kemarin. Setelah 22 jam perjalanan dengan 16 jam di atas pesawat dan transit dua kali, mereka pun tiba Marakesh.

“Kota ini sama dengan jersey kita, merah. Semoga membawa keberuntungan,” tutur sang pelatih, Adi Putra Setiawan, kepada detiksport, yang atas undangan Danone Aqua turut mendampingi tim “Garuda Cilik” ini.

Ya, Maroko dikenal juga sebagai Madinatul Hamro alias kota merah. Seluruh bangunan dibangun dengan dinding serba merah. Lonely Planet menyebut Maroko sebagai satu dari sepuluh negara di dunia yang wajib dikunjungi di tahun 2015 ini.

Dan sepakbola menjadi fokus yang disebut-sebut. Salah satunya karena di bulan Januari dan Februari, Maroko menjadi tuan rumah gelaran Piala Afrika. Meski dalam perjalanannya mereka gagal menjalankan tugas itu dan malah dibayangi denda dari FIFA. Selain tak mampu, virus Ebola juga menjadi isu santer batalnya pelaksanaan Piala Afrika di sana.

Mimpi Maroko membuat anak-anak tak hanya antusias dalam berlatih mengasah kepiawaian bermain sepakbola. Soal Maroko juga sudah dicari tahu oleh anak-anak berusia di antara 10-12 tahun itu lewat internet.

“Saya sudah browsing soal Maroko. Di benua mana, bahasanya apa, cuacanya bagaimana. Ini sudah dekat sekali sama Spanyol lho, Mbak. Nyebrang sampai,” kata Riky Pratama, salah satu pemain.

“Bolehlah kami jarang masuk sekolah tapi soal pengetahuan tidak boleh ketinggalan. Nyatanya saya masuk kelas unggulan,” kata siswa kelas 1 SMP Negeri 3 Krian, Sidoarjo, Jawa Timur itu.

Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan 21 September, tim Indonesia tergabung dalam Grup G bersama Kanada, Rumania dan China. Sementara, tuan rumah berada di Grup H bersama Amerika Serikat, Italia dan Hongaria.

“Semoga kami bisa naik podium tahun ini. Mohon doa restu dari Indonesia,” ucap Setiawan.

(Femi Diah – detikSport)