Saleh dan Cholid Diminta Keluar dari Persebaya

Saleh dan Cholid Diminta Keluar dari Persebaya

Usai berhak atas nama dan logo Persebaya Surabaya, muncul persoalan di PT Persebaya Indonesia. Komisaris dan Direktur PT Persebaya, Saleh Ismail Mukadar dan Cholid Ghoromah diminta keluar dari Persebaya.

Keinginan ini mencuat saat Persebaya menjalani uji coba, melawan salah satu klub internal Surabaya, TEO, di Lapangan Karanggayam Surabaya, Selasa (29/9/2015) sore.

Di uji coba tersebut, muncul spanduk yang dipasang Bonekmania, berisi Saleh dan Cholid untuk keluar dari Persebaya.

Saleh sendiri di status facebooknya, berkali-kali menuliskan akan melepas Persebaya pada klub-klub internal, melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Masih belum jelas RUPS kapan akan digelar. Chusnul Faried, salah satu pengurus Persebaya, mengaku belum tahu kapan RUPS digelar.

“Saya tidak tahu kapan, dan bagaimana sistemnya,” kata Faried, ditemui saat menyaksikan uji coba.

Dalam uji coba, Persebaya dihuni oleh beberapa mantan pemain Persebaya. Di uji coba itu terlihat, Mat Halil, Sunaji, Basuki, Khomad Suharto, Jefry Prasetyo, Solikin, Dedy Sutanto, dan Aris Sinchan Alfiansyah.

Sisanya merupakan pemain-pemain dari kompetisi internal Persebaya.

Tim tersebut diarsiteki oleh Ahmad Rosyidin, yang sebelumnya mantan asisten pelatih Persebaya 1927. Uji coba tersebut akhirnya dimenangkan Persebaya, 4-2.

Menurut Ahmad, uji coba ini untuk menjaga kondisi pemain saja. Beberapa mantan pemain Persebaya, seperti Endra Prasetya dan lainnya, meminta izin untuk absen berlatih.

Menurut Ahmad, timnya juga persiapan untuk menjalani uji coba melawan Persatu Tuban, 18 Oktober 2015.

“Kami diundang untuk uji coba melawan Persatu. Ini untuk merayakan ulang tahun Persatu,” kata Ahmad. [Surya]