Kembali Bertemu Arema, Sriwijaya Lebih Diunggulkan

elatih Persela Lamongan, Didik Ludianto

Laga sengit dipastikan tersaji saat Arema Cronus menjamu Sriwijaya FC di leg pertama babak semifinal Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (3/10/2015). Pasalnya, kedua tim pernah bertemu di babak penyisihan Grup B.

Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, menyebut kedua tim punya kans sama besar untuk meraih kemenangan. Berkaca pada laga sebelumnya, menurut Didik pemenang akan ditentukan oleh faktor mentalitas.

“Pertandingan Arema Cronus melawan Sriwjaya FC tentu akan berjalan dengan ketat dan sengit serta menarik untuk ditonton. Karena, kedua tim itu sudah bertemu sebelumnya, dan tentunya kedua pelatih sudah mengenal kelemahan dan kelebihan lawannya,” kata Didik Ludianto kepada INILAHCOM, Rabu (30/9/2015).

Meski Arema Cronus pernah mengalahkan Sriwjaya FC, bukan mustahil di pertandingan kali ini Singo Edan bisa menelan kekalahan di kandang. Didik melihat Sriwijaya FC sedikit lebih diuntungkan karena mereka hanya bermain 12 menit di leg kedua perempatfinal setelah Bonek FC memutuskan WO.

“Tren positif Arema cronus yang secara psikologis dua kali kemenangana berturut-turut membuat semangat pemain berkobar apalagi didukung Aremania. Tapi, bisa juga jadi bumerang kalau terjadi anti klimaks,” ujarnya menambahkan.

“Sriwijaya FC yang lolos karena menang WO dari Bonek FC menit ke-12, tenaga pemainnya akan lebih fit. Tapi, suasana pertandingan pasti beda saat lawan Arema Cronus nanti. Saya prediksi Arema Cronus menang dengan skor tipis,” ia mengakhiri. [Inilah.com]