Dua Bek Absen, Djanur Dipaksa Putar Otak

Dua Bek Absen, Djanur Dipaksa Putar Otak

Kebobolan empat gol dari dua pertandingan terakhir menandakan lini pertahanan Persib Bandung masih memiliki kelemahan. Untuk itu, pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman, akan memfokuskan perbaikan lini belakang Persib.

Sempat mencatat tiga clean sheet di fase grup, gawang Maung Bandung kebobolan tiga gol saat berhadapan dengan Pusamania Borneo FC di babak perempatfinal. Di leg pertama, gawang I Made Wirawan kemasukan tiga gol saat Persib menyerah 3-2. Kemudian di pertemuan kedua, Pangeran Biru kemasukan satu gol dalam pertandingan yang berkesudahan 2-1 bagi Persib.

Berhadapan dengan Mitra Kukar di leg pertama semifinal, Tenggarong, Sabtu (4/10/2015) mendatang, Persib tidak akan diperkuat oleh dua pilar utama lini belakang, Vladimir Vujovic dan Ahamd Jufrianto, karena akumulasi kartu kuning.

Kondisi demikian memaksa pelatih Djajang Nurjaman memutar otak untuk mengatasi permasalahan di lini belakang skuadnya.

“Fokus latihan kami nantinya lebih ke evaluasi lini pertahanan. Karena, di dua pertandingan kami kemasukan empat gol, tentu ini menjadi perhatian khusus kami supaya di pertandingan Melawan Mitra Kukar nanti tidak terulang,” kata Djadjang Nurjaman kepada INILAHCOM, Rabu (30/9/2015).

Pelatih yang akrab dipanggil Djanur itu tak membantah kehilangan dua pemain pilar di lini pertahanan membuatnya harus putar otak. Tapi, pelatih asal Majalengka, Jawa Barat itu memastikan kekuatan Persib Bandung takkan berkurang meski tak diperkuat Vladimir dan Jufrianto.

“Kami masih memiliki pemain belakang yang kualitasnya sama bagus seperti Abdul Rahman. Tak perlu dikhawatirkan dengans serius karena semua pemain sudah siap tempur melawan Mitra Kukar nanti,” pungkasnya. [Inilah.com]