Mantapkan Fundamental Sepak Bola dengan Pelatihan Grassroot

Mantapkan Fundamental Sepak Bola dengan Pelatihan Grassroot

Keseriusan Kemenpora membangun sepak bola usia dini terus dilakukan dengan menggelar program Grassroots Coaching Coach dan pembekalan bagi guru olahraga di sekolah.

Kegiatan ini diikuti 2500 anak usia dini mulai dari U- 12 ke bawah. Program ini dilaksanakan mulai 8 sampai 9 September di Stadion Ciracas, Jakarta Timur.

Maman Suryaman, salah satu pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan Grasroots AFC, menjadi mentor dalam kegiatan ini.

Program pelatihan sendiri dibagi dalam empat sesi. Pertama, pembekalan terhadap guru olahraga di sekolah dan juga pelatih SSB. Di sesi ini Materi fundamental sepak bola, menjadi fokus awal yang diajarkan oleh Maman.

Itu meliputi teknik dasar passing, kontrol bola, dribling, serta shooting. Setelah itu, baru masuk dalam small side game, untuk menguji kemampuan kerja sama dan pemahaman terhadap instruksi pelatih.

“Selama ini pondasi pemain di usia dini kurang. Program ini terstruktur, dan menjadi program membangun pemain dari bawah, sesuai dengan standar sepak bola modern. Ini juga membangun karakter pemain usia dini sesuai dengan program tata kelola sepak bola usia muda Kemenpora,” kata Maman, Selasa (8/9).

Sementara itu, Asdep bidang olahraga pendidikan Kemenpora, Sukarno, menyebut bakal ada lima daerah yang menjadi venue pelatihan grassroot ini.

“Setelah Jakarta pada 8-9 September, lanjut ke Jateng pada 11-13 September, kemudian Jatim pada 18-20 September, Sumatera Utara pada 25-27 September dan berakhir di Bali pada 24 oktober,” paparnya.

Kegiatan Grassroot ini juga mendapatkan apresiasi dari Asdep Sentra keolahragaan Kemenpora, R Isnanta. Menurutnya, dengan pembinaan usia dini dan muda yang bagus, Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) akan mendapatkan sumber daya yang mumpuni.

“pencarian pemain PPLP akan mudah kalau usia muda sudah dilakukan penjenjangan dengan baik,” tegas dia. (dkk/jpnn)

loading...