PSM Izinkan Ponaryo Nyebrang ke PBFC

PSM Izinkan Ponaryo Nyebrang ke PBFCMANAJEMEN PSM tidak mempersoalkan Ponaryo Astaman maupun pemain PSM lainnya yang ingin bergabung dengan klub manapun.

“Siapa pun yang ingin ke klub lain, itu hak mereka. Tidak masalah. Kami pasti memberi izin. Mereka kan juga butuh hidup. Itu hak para pemain,” ujar Direktur Tehnik PSM Sumirlan, Minggu (16/8).

Sumirlan berjanji tidak akan mempersulit izin. Menurutnya, surat keluar dari klub akan segera diberikan kepada para pemain yang membutuhkan guna melengkapi persyaratan adminsitrasi.

Pernyataan eks kapten PSM ini berkaitan kabar bahwa Pusamania Borneo FC (PBFC) telah mendatangkan Popon, sapaan Ponaryo, ke markas Borneo. Eks gelandang PSM ini hadir untuk memperkuat lini tengah PBFC di Piala Presiden.

Di turnamen yang digagas Mahaka Sport and Entertainment ini Popon bersama sejumlah pemain lainnya tidak masuk dalam proyeksi PSM. Manajemen PSM memilih memberdayakan pemain-pemain lokal mengisi skuad Juku Eja. Di lini tengah Pelatih Assegaf Razak mengandalkan Syamsul Chaeruddin dan Rasyid Bakri.

Selain kedua eks Timnas ini masih ada dua stok gelandang lainnya yang bisa menempati posisi ini. Ia adalah Tamsil Sijaya dan pemain muda kelahiran 1994, Hasan Huzain.

Meski baru promosi ke level tertinggi sepakbola nasional namun PBFC tampaknya tak ingin sebagai penggembira di turnamen ini. Sejumlah pemain sarat pengalaman didatangkan. Selain Ponaryo PBFC juga sudah mendatangkan M. Roby untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Gelandang lainnya yang sudah bergabung yakni Eka Ramdani.

Untuk pemain asing, PBFC sudah mendatangkan dua pemain, yakni Srdjan Lopicic dan Lim Jun Sik. Sementara satu pemain asing lainnya di posisi penyerang masih dalam tahap negosiasi.

Di turnamen Piala Presiden 2015, PBFC tergabung di Grup D bersama PSM Makassar, Persipasi Bandung Raya (PBR), dan Gresik United.