Momen Kemerdekaan, PSSI Tegaskan Sepakbola Indonesia Belum Merdeka

Momen Kemerdekaan, PSSI Tegaskan Sepakbola Indonesia Belum Merdeka

Momen kemerdekaan di tanggal 17 Agustus ini menjadi momen sejarah kelam untuk sepakbola di Indonesia. Pasalnya sejak 3 bulan ini, sepakbola Indonesia mati suri.

Kompetisi dan kegiatan sepakbola nasional dihentikan paksa oleh Menpora melalui keputusan pembekuan PSSI. Dampaknya ribuan masyarakat sepakbola Indonesia kehilangan hak konstitusionalnya.

Di momen kemerdekaan ini PSSI hanya ingin aktivitas sepakbola Indonesia bisa berjalan lagi baik itu dilevel dalam negeri maupun luar negeri.

“Hakekat merdeka adalah berdaulat dan dapat melakukan aktivitas tanpa belenggu dari pihak lain, baik di dalam negeri dan di kancah internasional,” ujar Presiden PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti situs resmi PSSI.

Patut diketahui akibat keputusan Menpora tersebut, sepakbola Indonesia diberi sanksi oleh FIFA dengan dikucilkan dari kegiatan sepakbola internasional. Sehingga tidak saja terbelenggu di dalam negeri, tetapi juga di kancah Internasional.

“Apakah ini makna kemerdekaan? Ketika kita kehilangan hak berekspresi dan hak ekonomi?” tanya La Nyalla seraya mempersilakan masyarakat sepakbola Indonesia yang menilai. [sepakbola.com]